Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 Mei 2023 | 17.29 WIB

Indonesia U-22 vs Vietnam U-22: Momentum Keluar dari Dominasi

Marselino Ferdinan - Fajar Fathur Rahman


JawaPos.com - Yang akan dihadapi pasukannya adalah tim di bawah penanganan pelatih kaliber internasional. Pelatih yang pernah membawa Jepang menjuarai Piala Asia 2000.

Namun, Indra Sjafri, pelatih tim nasional (timnas) U-22, melihat Vietnam U-22 di bawah penanganan Philippe Troussier tetap beda dengan Vietnam di bawah pelatih sebelumnya, Park Hang-seo. Ada sisi-sisi yang dia yakin bisa dieksploitasi tim asuhannya dalam semifinal SEA Games 2023 sore ini di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja.

”Kami selalu mengikuti semua pertandingan Vietnam. Mudah-mudahan apa yang kami rekap tentang kelebihan dan kekurangan Vietnam tepat,” tutur Indra dalam jumpa pers kemarin (12/5).

Namun, Indra menolak menyebut apa saja detail kelebihan dan kelemahan calon lawan. Bagi dia, itulah bagian dari kuncian taktik yang harus disimpan rapat untuk nanti diterapkan di lapangan oleh Rizky Ridho dkk.

Indra memang harus berhati-hati betul. Sebab, belakangan Vietnam, baik di level kelompok umur maupun senior, menjadi momok menakutkan bagi Garuda.

Di sepanjang sejarah pertemuan di SEA Games, dalam 14 kali duel, Indonesia mencatat lima kali saja menang. Dua laga lainnya imbang dan tujuh lainnya menjadi pecundang. Termasuk di tiga duel terakhir di SEA Games 2019 (dua kali) dan 2021 (sekali).

Permainan dengan pressing dan intensitas tinggi yang identik dengan Vietnam, terutama di era Park, susah dicari obatnya oleh Indonesia. Namun, menurut Indra, di bawah Troussier, gaya tersebut telah berubah.

Yang pasti, salah satu bentuk persiapan meladeni pasukan Golden Star Warriors adalah terus mengacak susunan pemain selama empat laga fase grup. Semua pemain yang dibawa pun sudah mendapatkan jam bermain.

Bagi Indra, selain menyulitkan calon lawan untuk memantau, pengacakan itu bertujuan mendapatkan opsi bermain sebanyak-banyaknya. Itu penting jika laga mengalami deadlock.

Di sektor depan, misalnya. Ramadhan Sananta jelas masih akan menjadi pilihan utama. Namun, di luar dia, Irfan Jauhari dan Titan Agung sama-sama telah mencetak gol. Fajar Fathur Rahman juga secara mengejutkan menjadi top scorer sementara setelah didorong lebih ke depan dari posisi yang biasa ditempatinya di klub di bek kanan.

”Kesimpulan kami, pemain-pemain yang akan main besok (hari ini, Red) sudah fix (merupakan line-up terbaik). Mudah-mudahan apa yang ditargetkan untuk lolos ke final tercapai,” ujar Indra.

Rekor pribadi Indra melawan Vietnam di sepak bola kelompok umur juga lumayan. Pasukannya memang kalah dalam dua laga di SEA Games 2021. Namun, dia dua kali mencatat kemenangan atas Golden Star Warriors di Piala AFF U-19 2013 (2-1 di fase grup dan adu penalti di final) serta di semifinal Piala AFF U-22 2019 (1-0). Untuk yang terakhir, kebetulan tempatnya sama: di Olympic Stadium, Phnom Penh.

”Sepak bola adalah momentum. Semoga pertandingan nanti jadi momentum kebangkitan Indonesia keluar dari dominasi Vietnam,” kata pelatih berlisensi AFC Pro tersebut.

Bekal berharga lainnya adalah para penggawa yang dibawa ke Kamboja rata-rata bermain reguler di Liga 1. Kepercayaan diri mereka juga sedang bagus karena terus memenangi keempat laga fase grup dengan membukukan 13 gol dan cuma sekali kebobolan.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore