
Aji Santoso, pelatih Persebaya memimpin sesi latihan di Lapangan B area kompleks Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin (24/10). FOTO: ANGGER BONDAN/JAWA POS
JawaPos.com-PT Liga Indonesia Baru (LIB) awalnya menyiapkan tiga opsi tanggal untuk kembali menjalankan kompetisi Liga 1 musim 2022–2023. Yaitu, 18 November, 25 November, atau 2 Desember.
Namun, melihat perizinan yang belum dikantongi, PT LIB akhirnya bersikap realistis. Dua opsi waktu pertama dipastikan meleset. Kini, operator kompetisi sepak bola kasta tertinggi itu akan berusaha keras untuk bisa kembali menggulirkan Liga 1 pada 2 Desember.
Komisaris PT LIB Ardian Satya Negara optimistis target itu bisa terwujud. Menurut dia, ada dua hal yang membuatnya yakin Liga 1 bisa kembali diputar pada 2 Desember.
Pertama, tim task force transformasi sepak bola Indonesia telah melakukan finalisasi regulasi dan SOP baru dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola pascatragedi Kanjuruhan.
Kedua, Ardian menilai kekompakan klub meningkat pascarestrukturisasi jajaran komisaris dan direksi PT LIB.
”Ada usaha bersama dari 18 klub yang kali ini saling kompak demi kemajuan sepak bola Indonesia. Klub dan PT LIB akan berusaha maksimal untuk meminta izin agar kompetisi dapat digulirkan selambat-lambatnya 2 Desember,” ujar CEO Dewa United itu kepada Jawa Pos melalui pesan singkat kemarin.
Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC Kombespol Sumardji menambahkan, usaha bersama yang dimaksud komisaris anyar PT LIB itu adalah seluruh klub peserta Liga 1 kompak berkirim surat ke pemerintah. Isi surat tersebut adalah meminta audiensi.
”Masing-masing klub akan berupaya untuk mendorong dan meyakinkan pemerintah supaya kompetisi bisa segera dijalankan,” jelas mantan Kasubdit Registrasi dan Identifikasi Ditlantas Polda Metro Jaya itu.
Sumardji awalnya berharap kelanjutan kompetisi bisa terjawab saat PT LIB menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di Hotel Sultan, Jakarta, pada Selasa (15/11) lalu. Namun, mantan Kapolresta Sidoarjo itu harus memaklumi jika perizinan untuk memutar kompetisi belum didapatkan.
”Yang memberikan izin pemerintah. Ini yang sampai sekarang masih menjadi ganjalan. Tapi, kami berharap, dengan terbentuknya jajaran direksi PT LIB yang baru, pemerintah bisa memberikan kepastian gelaran Liga 1,” terang Dirlantas Polda Bengkulu tersebut.
Kapten Persik Kediri Arthur Irawan yang ikut hadir dalam RUPSLB PT LIB berharap banyak terhadap jajaran direksi PT LIB yang baru. Arthur yakin jajaran direksi PT LIB yang sekarang bisa membuat langkah-langkah strategis supaya Liga 1 bisa kembali berjalan.
”Kami akan menunggu perkembangan kompetisi. Kami yakin mereka (jajaran direksi PT LIB) adalah orang-orang yang tepat untuk mengisi posisi masing-masing. Lalu, soal itu (berkirim surat ke pemerintah), Persik mengikuti apa yang terbaik untuk sepak bola Indonesia. Kami mengikuti tindakan teman-teman klub lainnya,” ungkap mantan pemain PSS Sleman tersebut.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
