
Pratama wicaksana
JawaPos.com-Mengoleksi jersey pemain Eropa sudah biasa. Bagaimana jika mengoleksi jersey pemain Asia? Itu yang dilakukan dokter tim Persebaya Pratama Wicaksana.
Matanya langsung terbelalak kaget. Jersey yang selama ini jadi incarannya, yakni jersey kapten timnas Iraq Younis Mahmoud, ada di marketplace.
Pemain Asia yang pernah masuk nominasi Ballon d’Or pada 2007 lalu. ’’Tapi masalahnya marketplace yang jual jersey itu ada di Amerika Serikat,’’ jelas dokter tim Persebaya Pratama Wicaksana.
Dia pun putar otak bagaimana cara mendapatkan jersey tersebut. Beruntung, saat sedang berpikir, pria yang akrab disapa Tommy itu melihat salah seorang adik kelasnya sedang berada di Amerika Serikat saat itu.
’’Langsung saja saya telepon minta tolong kalau mau nitip jersey kirim ke alamatnya yang ada di sana. Dia mau,’’ kenangnya, lantas tertawa.
Soal berapa harganya, pria asli Pare, Kediri, itu tidak mau menyebut. Yang jelas, jersey milik Mahmoud tersebut sangat bernilai. Sama dengan jersey pemain Asia lainnya yang sudah dikoleksi.
Tommy memang punya hobi koleksi jersey pemain Asia. Selain Mahmoud, nama-nama seperti Hidetoshi Nakata, Park Ji-sung, hingga Yuto Nagatomo sudah dimilikinya. Khususnya jersey di mana para pemain tersebut meraih prestasi tertinggi dan membanggakan sepak bola Asia.
’’Untuk jumlah, saya tidak menghitung. Yang jelas, saya mengumpulkan jersey pemain Asia itu tergantung value-nya. Sejauh mana prestasi pemain tersebut,’’ bebernya.
Tommy mengaku sudah hobi mengoleksi jersey sejak lama. Sebelum gabung dengan Persebaya pada 2018 lalu. ’’Saya sudah koleksi jersey orisinal sejak duduk di bangku kuliah. Sekitar 2010,’’ ungkapnya.
Dulu, Tommy membeli jersey untuk dipakai bermain sepak bola. Lalu, berlanjut menambah pertemanan melalui komunitas pencinta jersey. ’’Ke sini-sini untuk menambah pengetahuan sepak bola. Khususnya tentang sikap dan kerja keras pemain hingga mereka dapatkan prestasi,’’ terangnya.
Ternyata, hobi koleksi jersey itu menguntungkannya sebagai dokter tim. Pengetahuannya soal sepak bola membuatnya bisa gampang menyatu dengan pemain. Khususnya para pemain asing di skuad Green Force.
Sejak 2018, Tommy mengaku banyak ngobrol soal sepak bola dengan David da Silva, Damian Lizio, hingga musim ini Jose Wilkson dan Taisei Marukawa. Dia pun jadi sangat akrab. Para pemain pun tidak kesulitan untuk berkonsultasi jika ada masalah pada cederanya.
’’Ternyata berguna. Mereka juga jadi nyaman. Banyak dokter tim hebat di Indonesia, tapi mungkin hanya saya yang melakukan pendekatan kepada pemain lewat jersey,’’ bebernya, lantas tertawa.
Gara-gara jersey juga, pria yang merupakan anggota Surabaya Jersey Community itu membuat pemain muda Persebaya termotivasi. Sebab, para pemain itu ingin jersey mereka masuk ke dalam koleksi Tommy.
’’Saya bilang ke mereka, kalau bisa main di luar negeri, biar nanti jersey-nya masuk ke lemari koleksi saya,’’ paparnya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
