
Elisa Basna
JawaPos.com – Mayoritas tim Liga 1 memilih meliburkan skuad. Itu dilakukan karena sampai saat ini belum ada kejelasan kapan kompetisi digelar.
Namun, tidak demikian halnya dengan Persipura Jayapura. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu kembali berlatih. Seperti biasa, mereka memilih memusatkan latihan di Kota Batu. Latihan itu dilakukan untuk menjaga kondisi fisik pemain. Apalagi, tim sempat diliburkan akibat PPKM.
Pelatih fisik Persipura Breno Araujo terus memantau kondisi fisik pemain.
’’Kami sudah sangat siap dan sebelumnya kami juga sudah sangat siap,’’ kata pelatih asal Brasil tersebut. Karena itu, dia berharap segera ada kepastian soal nasib kompetisi ke depan.
Nah, dalam latihan, ada wajah baru yang bergabung. Dia adalah Elisa Basna. Mantan pemain Persebaya Surabaya itu baru saja direkrut oleh manajemen Persipura.
Basna bukan wajah baru di Persipura. Dia pernah memperkuat Mutiara Hitam pada musim 2017 sebelum kemudian pindah ke Persebaya.
Nah, pulangnya Basna itu cukup wajar. Sebab, Persipura baru saja ditinggal Boaz Solossa. Kehadiran Basna yang merupakan winger bisa menambal lubang yang ditinggalkan Boaz.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
