
Hansamu Yama vs Vanderlei Francisco pada Liga 1 di Stadion Batakan Balikpapan, kemarin. Allex Qomarulla/Jawa Pos
JawaPos.com – Asprov PSSI Jatim menggelar kursus lisensi pelatih C PSSI. Acara itu akan digelar di Malang pada 18–31 Januari 2021. Beberapa pemain yang masih aktif ikut serta.
Dari Persebaya Surabaya ada Hansamu Yama, Oktafianus Fernando, dan M. Syaifuddin. Sementara Arema FC mengirim Hendro Siswanto dan Johan Alfarizi.
Pemain asli Jatim memang diprioritaskan dalam kursus kali ini. Karena itu, pemain seperti Fandi Eko Utomo, Benny Wahyudi, hingga Samsul Arif juga turut serta.
Baca Juga: Persebaya Iri Karena Tak Bisa Jajal Rumput Baru Gelora 10 November
Manajemen Persebaya sudah memberikan lampu hijau bagi pemainnya. Kebetulan, bek M. Syaifuddin juga punya rencana untuk mengambil lisensi. Dia malah senang bisa kursus di usia 27 tahun.
”Menurut saya, lebih cepat mendapat lisensi lebih bagus. Karena kami juga nggak tahu bisa main sepak bola sampai kapan,” katanya kepada Jawa Pos.
Oktafianus malah sudah mulai belajar bagaimana caranya menjadi pelatih. Salah satunya dengan menghadiri coaching clinic. ”Sejauh ini sudah tiga kali saya melatih di coaching clinic. Kegiatan seperti ini membantu saya agar nanti tidak kaget saat ikut kursus kepelatihan,” terang pemain yang akrab disapa Ofan tersebut.
Fandi Eko Utomo sudah tidak sabar mengikuti kursus lisensi. Sebab, dia memang sudah punya rencana untuk menjadi pelatih. ”Saya punya target untuk mengambil lisensi pelatih sebelum usia 30 tahun. Apalagi sekarang juga pas lagi libur kompetisi,” kata gelandang PSIS Semarang itu.
Lisensi tersebut sangat membantu bagi Fandi. Apalagi, saat ini dia sudah menjadi pelatih di SSB Bina Yunior Surabaya. ”Jadi, ilmunya bisa diterapkan di SSB dulu,” tambah mantan pemain Persebaya itu.
Kapten Arema FC Hendro Siswanto juga demikian. Dia tidak ingin membuang kesempatan mengambil kursus pelatih. ”Mumpung kursusnya dekat dan kompetisi juga belum jelas,” kata pemain asli Tuban tersebut.
Bagi Hendro, lisensi pelatih bakal cukup penting. ”Bisa menjadi bekal untuk hari tua,” tambahnya.
Kursus yang diadakan PSSI Jatim ini adalah level lisensi C PSSI diploma yang setara dengan lisensi C AFC. Sebelumnya PSSI Jatim menggelar kursus lisensi wasit C-1 nasional yang baru berakhir kemarin.
Sampai saat ini pihak Asprov Jatim masih membuka pendaftaran kursus kepelatihan tersebut. ”Kami prioritaskan pendaftar asal Jatim. Tapi, kami juga menerima peserta dari luar Jatim. Targetnya ada 48 peserta,” kata Amir Burhannudin, sekretaris Asprov PSSI Jatim.
Sejatinya, untuk mengikuti kursus tersebut, peserta setidaknya sudah memiliki lisensi D PSSI. Tapi, pemain yang pernah memperkuat timnas di semua kelompok umur mendapat dispensasi.
Mereka bisa mengikuti kursus meski tidak punya lisensi D PSSI. Karena itulah, pemain seperti Hendro, Hansamu, dan Syaifuddin bisa mengikuti kursus lisensi C PSSI.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
