
Dimas Galih, kiper Persik Kediri saat pertandingan pekan pertama Liga 1 2020 melawan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (29/2). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JawaPos.com - Adanya pemotongan gaji sebesar 75 persen membuat banyak pesepak bola nasional menjerit. Tak terkecuali kiper Persik Kediri Dimas Galih. Gaji yang diterimanya saat ini sangat pas-pasan untuk biaya kehidupan sehari-hari keluarganya.
Bukannya berdiam diri, mantan kiper Persebaya Surabaya itu sudah melakukan apa pun untuk membuat asap dapurnya tetap mengepul. Salah satunya adalah membuka jasa les privat kiper.
”Tapi, memang belum banyak. Andai tunggakan gaji di tim saya musim lalu (Kalteng Putra) dibayar, mungkin saya bisa bertahan sampai kompetisi digulirkan lagi,” ujarnya.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
