
Dimas Galih, kiper Persik Kediri saat pertandingan pekan pertama Liga 1 2020 melawan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (29/2). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JawaPos.com - Adanya pemotongan gaji sebesar 75 persen membuat banyak pesepak bola nasional menjerit. Tak terkecuali kiper Persik Kediri Dimas Galih. Gaji yang diterimanya saat ini sangat pas-pasan untuk biaya kehidupan sehari-hari keluarganya.
Bukannya berdiam diri, mantan kiper Persebaya Surabaya itu sudah melakukan apa pun untuk membuat asap dapurnya tetap mengepul. Salah satunya adalah membuka jasa les privat kiper.
”Tapi, memang belum banyak. Andai tunggakan gaji di tim saya musim lalu (Kalteng Putra) dibayar, mungkin saya bisa bertahan sampai kompetisi digulirkan lagi,” ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022