
Photo
JawaPos.com – Andik Vermansah langsung sujud syukur setelah mencetak gol ke gawang Arema FC pada menit ke-66. Satu golnya itu sekaligus memastikan kemenangan Madura United atas Arema FC dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, tadi malam (20/7).
Andik sangat pantas bersyukur. Sebab, pertandingan tersebut merupakan laga perdananya setelah sembuh dari cedera hamstring. Terakhir, dia bermain saat bersua Persebaya Surabaya dalam leg kedua semifinal Piala Indonesia (27/6). Pemain 27 tahun itu masuk sebagai pengganti Slamet Nurcahyo pada menit 50'.
Photo
Madura United
Meski baru sembuh dari cedera, performa Andik tetap oke. Penetrasinya di sisi kanan pertahanan Arema FC membuat Agil Munawar kerepotan. Sepanjang laga, Andik mencatatkan satu gol, satu umpan kunci, dan dua tembakan ke gawang. ’’Kondisi fisik saya masih 70 persen,’’ katanya.
Meski begitu, dia punya motivasi lebih untuk tampil. Sebab, sang ibu, Jumiah, hadir langsung di Stadion Gelora Madura semalam. ’’Ini kali pertama ibu saya datang langsung menyaksikan saya main. Gol itu untuk ibu,’’ katanya.
Hal itu sekaligus menepis anggapan bahwa Andik termotivasi karena lawan yang dihadapi adalah Arema FC. Maklum, meski berseragam Madura United, Andik adalah mantan pemain Persebaya Surabaya. ’’Saya hanya berusaha memberikan yang terbaik bagi Madura United,’’ tegas Andik.
Kemenangan tersebut membuat pelatih Madura United Dejan Antonic puas. Sebab, mereka mampu bangkit dari keterpurukan. Sebelumnya, Laskar Sape Kerrab memang baru saja menelan kekalahan 1-0 dari Persipura Jayapura Selasa (16/7). ’’Kami bisa fokus mengejar posisi puncak,’’ kata Dejan.
Kemenangan itu memang mengatrol posisi Madura United di tangga kedua. Mereka meraih 17 poin, hanya terpaut dua poin dari Tira Persikabo di puncak klasemen. ’’Kami menang dalam laga yang berat. Anak-anak sempat takut kehilangan poin lagi. Tapi saya beri motivasi di ruang ganti dan berhasil,’’ jelas Dejan.
Andik Vermansyah melakukan selebrasi bersama rekan-rekanya usai mencetak gol satu satunya kegawang Arema FC pada turnamen liga 1 di Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan Madura, Jawa Timur, kemarin, Sabtu (20/7/2019). Dalam pertandingan ini tim tuan rumah Madu
Arema FC
Arema FC memang cukup oke di babak pertama. Lini depan sering mengancam lewat skema serangan balik. Total, Singo Edan –julukan Arema FC– mampu melepaskan 15 tembakan. Unggul dari Madura United yang hanya melepaskan 11 tembakan. ’’Melihat laga, kami seharusnya bisa meraih kemenangan. Minimal hasil imbang. Anak-anak sudah bermain bagus,’’ ucap pelatih Arema FC Milomir Seslija.
Sayangnya, laga yang seru harus ternoda dengan ulah oknum suporter tuan rumah. Mereka menyanyikan chant kebencian kepada Arema FC. Bahkan, wasit Wawan Rapiko sampai dua kali menghentikan laga. Yakni, pada menit 25' dan 56'. ’’Saya tidak suka nyanyian itu ditujukan kepada tim lawan. Harus ada edukasi agar lebih fair play lagi,’’ jelas Dejan.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
