Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 Mei 2019 | 16.19 WIB

Buntut Ricuh di Maguwoharjo, PSS Sleman Dijatuhi Denda Rp 200 Juta

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - PSS Sleman dijatuhi denda sebesar Rp 200 juta oleh Komdis PSSI sebagai imbas kericuhan di Stadion Maguwoharjo, Rabu (15/5) malam WIB, pada laga pembuka Liga 1 2019. Dalam sidang Komdis PSSI pada Minggu (19/5), denda Rp 200 juta yang dikenakan PSS dibagi dalam dua kategori.

Pertama, pihak Panpel PSS dinyatakan gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap pemain, ofisial, perangkat pertandingan, dan penonton. Seperti diketahui, laga kontra Arema FC tersebut dinodai kericuhan oknum suporter kedua tim. Bahkan, laga sempat dihentikan hampir 55 menit sebelum akhirnya dilanjutkan.

Dalam hal ini, Panpel PSS dijatuhi denda Rp 50 juta. Selain itu juga ada hukuman lain yang penutupan sebagian stadion pada tribune selatan dalam 4 laga kandang.

Kedua, PSS sebagai klub dinyatakan gagal menciptakan atmosfer pertandingan yang kondusif setelah suporter PSS menyalakan flare, kembang api, petasan, dan terlibat saling lempar dengan suporter Arema FC sehingga pertandingan terhenti selama 55 menit. Dalam hal ini, Komdis PSSI menjatuhkan denda sebesar Rp 150 juta. Total, denda yang dijatuhkan Komdis PSSI untuk PSS sebesar Rp 200 juta.

Terkait hukuman yang dijatuhkan oleh Komdis PSSI, PSS akhirnya memberikan tanggapan. Manajemen menyebut hukuman terebut menjadi pembelajaran bagi PSS untuk menjadi yang lebih baik. Hal itu seperti yang dilansir situs resmi PSS.

"Hukuman dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI merupakan pembelajaran bagi PSS Sleman untuk menjadi lebih baik. Kemenangan yang diraih di laga awal, menjadi partai pembuka Liga 1 2019, terasa kurang dengan adanya kerusuhan dan insiden yang terjadi. PSS berharap semua pihak hendaknya belajar dari kejadian tersebut. Tak hanya menjadi kerugian bagi tim tapi juga suporter. Kedewasaan dalam bertindak menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi kita semua," sebut pernyataan resmi PSS.

"PSS Sleman akan mempelajari lebih lanjut atas hukuman yang dijatuhkan oleh Komdis PSSI. Mudah-mudahan hukuman ini membuat kami semua menjadi lebih dewasa," imbuh pernyataan resmi PSS.

Selain PSS, Arema FC juga tak luput dari hukuman. Komdis PSSI menjatuhkan denda sebesar Rp 75 juta untuk Arema FC lantaran suporter mereka terlibat saling lempar dengan suporter PSS.

Berikut Hasil Sidang Komdis PSSI, Minggu (19/5)
1. Panitia Pelaksana Pertandingan PSS Sleman
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: PSS Sleman vs Arema FC
- Tanggal kejadian: 15 Mei 2019
- Jenis pelanggaran: Panpel PSS Sleman gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap pemain, ofisial, perangkat pertandingan, dan penonton.
- Hukuman: Sanksi penutupan sebagian stadion pada tribune selatan sebanyak 4 kali dan denda Rp 50.000.000,-

2. PSS Sleman
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: PSS Sleman vs Arema FC
- Tanggal kejadian: 15 Mei 2019
- Jenis pelanggaran: suporter PSS Sleman menyalakan flare, kembang api, petasan, terlibat saling lempar dengan suporter Arema FC sehingga pertandingan terhenti selama 55 menit.
- Hukuman: denda Rp 150.000.000,-

3. Arema FC
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: PSS Sleman vs Arema FC
- Tanggal kejadian: 15 Mei 2019
- Jenis pelanggaran: suporter Arema FC terlibat saling lempar dengan suporter PSS Sleman sehingga pertandingan terhenti selama 55 menit.
- Hukuman: denda Rp 75.000.000,-

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore