
KOMUNIKASI JALAN: Rahmad Masâ??ud tak ingin gegabah, namun dia sudah melakukan komunikasi dengan pelatih yang jadi incaran untuk menukangi Beruang Madu musim ini.FUAD MUHAMMAD/KALTIM POST
JawaPos.com - Persiba Balikpapan masih belum bisa lepas dari krisis. Setelah nasib para pemain terkatung-katung tanpa kejelasan kontrak, kini kabar lebih buruk menimpa tim Beruang Madu. Bos anyar Persiba, Rahmad Mas'ud, memutuskan mundur.
Belum genap tiga bulan resmi mengambil alih kendali Persiba Balikpapan, Rahmad Mas’ud secara mengejutkan memutuskan mundur sebagai pengelola Beruang Madu. Rahmad pun telah mengembalikan Persiba ke Pemerintah Kota Balikpapan.
Kepastian itu disampaikan bagian legal manajemen lama Persiba, Muhammad Muhdar setelah menggelar pertemuan dengan legal dan perwakilan manajemen baru. “Pak Rahmad sudah mengirim pesan WhatsApp, Pak Eddy (Dirut Persiba, red) juga sudah menelepon dan menyatakan mundur,” kata Muhdar, Minggu (7/4) sore.
Bukan tak ada angin tak ada hujan jika Rahmad memilih untuk mundur. Wakil Wali Kota Balikpapan ini menyebut, tak kunjung selesainya proses alih kelola Beruang Madu dari manajemen lama ke manajemen baru jadi alasan utama dia mundur. Padahal sejauh ini Persiba sudah mendatangkan pemain dan pelatih sebagai bagian persiapan mengarungi Liga 2 2019.
Sejak Februari lalu, di bawah asuhan Salahudin, skuad Persiba sudah menggelar latihan dan menjajal kekuatan klub lokal. Bahkan, pemain sudah menerima uang muka dan dijanjikan bakal dikontrak dalam waktu dekat.
“Ada poin yang menurut kami tidak sesuai dengan kesepakatan awal,” jelas Rahmad, Minggu (7/4).
Kesepakatan yang tidak sesuai menurut Rahmad adalah terkait pembayaran kewajiban oleh manajemen baru kepada manajemen lama. Hal ini juga yang membuat manajemen baru kesulitan mengontrak pemain yang telah diseleksi saat ini.
Dia menambahkan, selama mengurus Persiba dua bulan terakhir pihaknya sudah mengeluarkan dana sampai Rp 1 miliar untuk mendatangkan pemain, membiayai akomodasi, dan membayar uang muka. Namun Rahmad menyebut tak ingin menyoal dana yang sudah ia keluarkan tersebut, lantaran dia melakukannya demi kemajuan sepak bola Balikpapan khususnya Persiba.
Bahkan ia sudah pasrah jika publik kemudian menyalahkan dirinya atas keputusan mundur ini. “Kalau memang manajemen baru mau disalahkan juga tidak masalah, silakan saja,” kata dia selepas menggelar pertemuan dengan Wali Kota Balikpapan, Sekda Kota Balikpapan dan perwakilan manajemen lama.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
