
Agoes Soerjanto minta semua pihak tetap junjung asas praduga tak bersalah.
JawaPos.com - CEO Arema FC Agoes Soerjanto turut angkat bicara terkait dicatutnya nama Arema FC yang diduga terlibat pengaturan skor atau match fixing pada laga Liga 1 kontra Borneo FC . Menurutnya, saat ini pihaknya masih menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
"Tudingan itu bagi saya, yang ada di televisi itu, mari kita sepakat dulu asas praduga tak bersalah. Karena negara kita ini kan negara hukum," ujarnya, Kamis (21/2).
Dia menyampaikan, pascatayangan Mata Najwa, Rabu (20/2) malam dirinya langsung menggelar diskusi terkait tudingan itu. "Yang kemarin saya diskusikan itu, malam dini hari, itu saya sampaikan jangan sampai kita itu menuduh karena ada informasi yang seperti itu, yang sudah di eksplor segitu caranya. Akhirnya kita nggak sadar apa yang kita korbankan nanti," paparnya.
"Satu tentang sportivitas, dua adalah manajemen Arema. Yang paling terpenting di Arema ini adalah rohnya Aremania," lanjut dia.
Oleh karena itu, dirinya menyampaikan ke manajemen agar lebih berkonsentrasi pada program Arema ke depan. "Kita pingin suasana baru di manajemen. Persiapan sebagai tuan rumah Piala Presiden yang baik," kata dia.
Sementara itu, terkait tudingan yang dialamatkan ke Arema FC, Agoes bakal menyerahkan semuanya kepada PSSI. "Bagi saya PSSI ini kan lembaga yang menaungi kita. Kita serahkan saja pada PSSI, kita konsentrasi pada Arema dan tuntutan masyarakat," terangnya.
Menurutnya, apa yang sudah berjalan baik saat ini jangan sampai dikotori dengan adanya tudingan tersebut. "Jangan dikotori dengan tudingan, (itu) kepentingan sesaat yang mungkin membawa sepak bola ke ranah tak jelas," ungkapnya.
Sebelumnya, nama Arema FC sempat disinggung dalam acara Mata Njawa "PSSI Bisa Apa Jilid 4". Di acara tersebut, seorang narasumber menyebutkan bahwa pertandingan Liga 1 sudah banyak yang diatur. Mulai dari Arema FC hingga Bali United.
Sosok narasumber yang disamarkan identitasnya tersebut menyebut pertandingan antara Arema FC menghadapi Borneo FC telah diatur sebelumnya. "Arema FC vs Borneo, 2018, inisial IB, memerintahkan supaya Arema menang kepada wasit. (Mereka dapat) Rp 20-25 juta, dibagi bersama perangkat," ujar sang narasumber.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
