
Satgas Antimafia Bola akan terus telusuri pengakuan saksi dalam perusakan dokumen dalam penggeledahan di Rasuna Office Park.
JawaPos.com - Satgas Antimafia Bola telah memastikan kalau dokumen yang dirusak sebelum melakukan penggeledahan di Rasuna Office Park DO-07 adalah laporan keuangan milik Persija Jakarta. Kini Satgas tengah mendalami siapa aktor yang memberi perintah untuk melakukan perusakan dokumen tersebut.
Satgas Antimafia Bola mulai menemukan titik terang terkait dokumen yang dirusak di Rasuna Office Park DO-07 ketika dilakukan penggeledahan pada 31 Januari kemarin. Dari pemeriksaan saksi-saksi yang ada di lokasi, dokumen itu diketahui merupakan laporan Keuangan milik klub Liga 1, Persija Jakarta.
Seperti diketahui, Rasuna Office Park DO-07 merupakan bekas kantor PT Liga Indonesia. Ini merupakan operator kompetisi sepak bola nasional yang terakhir bergulir pada 2015. Saat ini, kantor tersebut digunakan oleh dua pihak. Yakni Marketing Persija dan salah satu event organizer.
Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Syahar Diantono membenarkan bahwa dokumen yang dirusak tersebut memang laporan keuangan milik Macan Kemayoran-julukan Persija. Dokumen itu dirusak oleh karyawan PT Liga Indonesia sesaat sebelum penyidik datang. ’’Mereka ada di dalam dan langsung melakukannya (merusak),’’ ujarnya.
Satgas Antimafia Bola memang sempat menginterogasi salah satu Office Boy bernama Bang Mus ketika penggeledahan berlangsung. Bang Mus juga sempat dibawa ke Mapolda Metro untuk dimintai keterangan. Dugaan sementara, Bang Mus inilah yang jadi pelaku perusakan dokumen tersebut.
Lalu dari mana Bang Mus masuk? Syahar memang tidak menjelaskan secara detail. Namun, tampaknya pelaku tersebut masuk melalui pintu ‘rahasia’ yang ada di Rasuna Office Park DO-07. Pintu yang langsung menembus ke lift Tower 9. Sebab, dua pintu utama sudah disegel pada malam sebelumnya (30/2). Sebelum satgas melakukan penggeledahan.
Apalagi, ada dugaan sabotase oleh beberapa pegawai di Rasuna Office Park DO-07. Sebab, hanya kantor tersebut yang ruangannya padam pada hari penggeledahan. Kantor lain di sebelahnya menyala.
Dugaan sabotase itu muncul dengan ditemukannya Surat Pemberitahuan Resmi dari PLN. Dalam surat tersebut, tertulis akan ada gangguan listrik pada 30 Januari. Padahal penggeledahan terjadi pada 31 Januari. Harusnya, listrik Rasuna Office Park DO-07 sudah menyala saat digeledah.
Tim Penggeledahan di Rasuna Office Park DO-07 yang dipimpin oleh AKBP Dedy Murti memang sempat meminta keterangan terkait padamnya listrik ketika penggeledahan. Yakni dari penanggungjawab Rasuna Office Park DO-07 dan security setempat. Tapi dari keterangan yang didapat, kantor Rasuna Office Park DO-07 memang mengalami masalah listrik usai pemadaman dari PLN itu.
Syahar enggan membeberkan dengan pasti. Yang jelas pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan intensif mengenai hal tersebut. Termasuk tahun yang tertera di dokumen keuangan Persija yang dirusak itu.
’’Kami masih dalami dulu. Yang jelas perusakan itu benar ada. Ada kesengajaan menghilangkan dokumen,’’ paparnya.
Hal senada juga dikatakan Kadivhumas Polri Irjen M. Iqbal. Dia menuturkan, dari penjelasan saksi, pihaknya mendapatkan info bahwa perusakan yang dilakukan bukanlah inisiatif sendiri. Artinya, ada pihak yang menyuruh untuk melakukan perusakan. ”Beberapa saksi membenarkannya,” jelasnya.
Perbuatan perusakan barang bukti tersebut membuat penyidik mendalami siapa pemberi perintah. Lalu, apa yang disembunyikan dalam laporan keuangan yang telah dirusak tersebut. ”Perbuatan perusakannya ada, tapi perlu lebih dalam,” ungkapnya.
Apakah ada peran Joko Driyono dalam perusakan itu? Dia menjelaskan, untuk pengembangan kasus itu pihaknya akan memanggil sejumlah saksi. Tidak hanya Jokdri –sapaan Joko Driyono- yang akan dipanggil untuk mengkonfirmasi perusakan itu.
”Bukan hanya beliau,” ujarnya. Ini berarti tidak menutup kemungkinan ada pemanggilan yang dilakukan kepada Persija selaku pihak yang memiliki dokumen keuangan tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022