
Persebaya bakal andalkan gelandang serang untuk pertajam tim di babak 32 besar Piala Indonesia.
JawaPos.com - Persebaya Surabaya terancam kehilangan ketajaman saat lakoni babak 32 besar Piala Indonesia. Pasalnya, barisan penyerang mereka satu per satu pergi. Di sisi lain, belum ada nama baru yang datang di awal tahun ini.
Mencetak 60 gol membuat Persebaya Surabaya menjadi tim paling produktif di Liga 1 musim ini. Tapi, di ajang Piala Indonesia, masalah justru datang dari lini depan. Sebab, saat ini Green Force –julukan Persebaya- tak lagi memiliki striker murni.
Setelah David da Silva terbang ke luar neger, menyusul kemudian Rishadi Fauzi dan Ricky Kayame dipastikan tak akan berseragam Persebaya musim depan. Da Silva hengkang dan lebih memilih melanjutkan karir di luar negeri.
Sementara Rishadi dan Kayame tak masuk dalam skema pelatih Djadjang Nurdjaman untuk musim depan. Performa keduanya memang kurang oke. Rishadi hanya mencetak 3 gol dari 18 laga. Sementara Kayame malah hanya menceploskan satu gol dari 16 laga yang dilakoni.
Kondisi itu cukup mengkhawatirkan. Sebab, Persebaya dipastikan akan melakoni laga 32 besar Piala Indonesia pada akhir Januari ini. Calon lawan memang belum pasti, karena PSSI belum melakukan drawing.
Tapi, PSSI sudah memastikan babak 32 besar akan digelar antara 25-30 Januari mendatang. Itu artinya, sebelum 25 Januari Persebaya harus sudah punya striker baru.
Apalagi, calon lawan mereka juga cukup berat. Green Force berada satu pot dengan sesama tim Liga 1, Bali United dan Persela Lamongan. Dua tim tersebut berpotensi jadi lawan di babak 32 besar.
Meski begitu, Djanur enggan panik. Sebab, dia sudah mengantongi nama striker buruannya. “Itu (nama striker baru) sudah saya serahkan ke manajemen untuk dikejar. Itu pilihan saya langsung,” kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu.
Sayang, Djanur enggan membeberkan nama striker yang sedang diburu. “Yang jelas kami masih prioritaskan striker asing. Kami harap secepatnya bisa bergabung,” tambah Djanur.
Kalaupun negosiasi berjalan alot, Djanur tetap tenang. Sebab, dalam latihan perdana Persebaya pada Kamis (10/1) nanti, dipastikan bakal ada satu pemain trial. “Saya harap sih nantinya striker asing yang trial,” ungkap mantan pelatih Persib Bandung itu.
Ada kemungkinan striker asing itu merupakan pemain yang dibawa Antonio Teles, agen David da Silva. Sebab, Teles sempat menjanjikan bakal mencari pengganti sepadan setelah Da Silva hengkang. Tapi, saat dikonfirmasi, Teles menepis hal itu. “Bukan, itu bukan dari saya,” kata agen asal Brasil itu singkat.
Meski sudah akan ada striker asing trial, Djanur tetap berharap ada striker lokal yang bakal mendarat sebelum babak 32 besar Piala Indoensia. “Soalnya kami kan nggak tahu, apakah nanti pemain trial boleh dimainkan atau tidak (di Piala Indonesia),” jelasnya.
Karena itu, dia tetap berharap banyak kepada Osvaldo Haay. Maklum, meski berposisi asli sebagai winger, pemain 20 tahun itu juga tajam kala dipasang sebaga striker. Total, Osvaldo sudah mengemas 9 gol musim lalu. Hanya kalah dari Da Silva yang mencetak 20 gol.
Selain itu, masih ada Fandi Eko yang mampu menjadi pembeda saat lini depan tengah buntu. Dia merupakan gelandang tersubur Persebaya musim lalu dengan torehan 5 gol. Namun, Persebaya tetap butuh pemain yang memang punya naluri tinggi dalam mencetak gol.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
