
Robert Rene Alberts sangat kecewa dengan putusan PSSI menunjuk Musthofa Umarella sebagai wasit dalam laga melawan Bali United.
JawaPos.com - Wasit Mushtofa Umarella saat ini tengah menjadi sorotan. Terutama bagi jajaran tim pelatih PSM Makassar. Bagaimana tidak, dua kali dikawal Musthofa pada musim ini, PSM banyak mengalami kejadian kontroversial. Ujungnya mereka pun dipaksa menelan kekalahan.
Ya, wasit asal Ibu Kota Jakarta itu menjadi pengadil dalam dua PSM musim ini. Pertama, saat Zulkifli Syukur dan kawan-kawan bertandang ke markas PSMS Medan, Stadion Teladan. Kedua, ketika tim Juku Eja mengunjungi markas Madura United.
Skuad Juku Eja dipaksa takluk oleh tuan rumah Ayam Kinantan dengan skor 1-3 (23/7). Sepanjang pertandingan, sejumlah keputusan Musthofa dianggap sangat merugikan tim tamu. Pelatih PSM Robert Rene Alberts menyebut, sejumlah keputusan Musthofa dalam laga tersebut sangat terasa tidak adil bagi timnya.
"Seperti Rizky Pellu yang dijatuhkan dalam area kotak penalti. Tapi dia putuskan kalau area pelanggarannya ada di luar. Saya punya banyak bukti untuk keputusan-keputusan (kontroversial) dia," ungkap Robert dalam beberapa kesempatan sebelumnya di Makassar.
Belum lagi keputusan-keputusan lain yang dinilai Robert sangat merugikan PSM. Seperti saat pemain bertahan Abdul Rahman yang dianggap melakukan pelanggaran terhadap salah satu pemain tuan rumah.
"Saat mengamankan bola, bersih, tapi dia malah memberikan penalti untuk tim lawan. Itu sangat aneh. Kenapa seperti itu. Keputusannya betul-betul di luar dugaan kami," ungkapnya.
Tak hanya di Medan, Musthofa juga memimpin pertandingan saat PSM away ke kandang Madura United, Gelora Bangkalan (29/10). Dan, lagi-lagi putusan kontroversialnya kata Robert kembali terulang.
"Mereka (Madura United) banyak sekali mendapatkan pelanggaran di sekitar kotak penalti kami. Dan kami dapat empat kartu kuning. Dan dia tahu kalau pemain kami akan terhukum jika dapat satu kartu kuning lagi," terang pelatih berkebangsaan Belanda ini.
Tak heran ketika mengetahui bahwa Musthofa kembali akan memimpin pertandingan timnya menghadapi Bali United hari ini, Robert terang-terangan meluapkan kemurkaannya. "Saya dapat konfirmasi, kalau dia adalah wasit yang coba membunuh kami. Wasit ini, saya tidak percaya," ketusnya.
Robert mengaku, telah meminta kepada manajemen klub agar berkoordinasi dengan PSSI terkait ditunjuknya Musthofa sebagai pemimpin dalam pertandingan nanti.
"Saya sudah minta (manajemen) untuk memprotes kenapa harus dipilih wasit dari Jakarta itu, yang sudah dua kali memimpin pertandingan (dengan kontroversial)," tambahnya.
Dalam laga lanjutan pekan ke-32 di Stadion Mattoanging, Minggu (25/11) besok, Musthofa dipastikan akan menjadi pengadil pertandingan. Ia didampingi Ferry Dharmawan asal Jakarta sebagai asisten wasit 1, dan Fajar Furqon asal Jawa Timur sebagai asisten wasit 2. Sementara wasit cadangan diberikan kepada Ikhsan Prasetya dari Yogyakarta.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
