
Skuad PSM Makassar terus menyiapkan diri untuk menghadapi Borneo di Samarinda.
JawaPos.com - Pelatih kepala PSM Makassar, Robert Rene Alberts mengungkapkan kecemasannya jelang laga menghadapi Borneo FC. Kedua tim ini dijadwalkan bertemu dalam laga lanjutan pekan ke-26 di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (19/10) sore mendatang.
Dikatakan Robert, tim lawan memiliki karakteristik permainan yang cukup keras. Apalagi ketika bermain di hadapan pendukung sendiri. "Kita tahu Borneo sangat agresif kalau main di kandang dan menjurus ke tekel-tekel keras," kata Robert saat memberikan keterangan di Makassar, Selasa (16/10).
Berdasarkan data statistik pertandingan, tuan rumah dinilai Robert sebagai salah satu tim yang bisa menjaga tren baik dengan meminimalkan kekalahan di kandang. "Kita melakukan analisis, Borneo selalu memberikan angka-angka bagus. Dan sejauh ini mereka belum terkalahkan di kandangnya," ucap Robert.
Berangkat dari hasil pertandingan pada putaran pertama lalu di Stadion Mattoanging, Juku Eja hanya menang tipis 1-0. Menurut Robert, kekalahan itu pastinya akan menjadi pemantik Pesut Etam untuk memperbaiki keadaan dengan mengincar kemenangan dalam pertandingan nanti.
"Selalu saya bilang bahwa dalam sepak bola kita tidak bisa punya pikiran cuma imbang saja dalam satu pertandingan. Selalu yang setiap tim pikirkan untuk bagaimana memenangkan pertandingan itu. Termasuk kita," tegas Robert.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
