
Jacksen F Tiago bertekad untuk mengakhiri catatan buruk pertemuan Barito dengan Bali United.
JawaPos.com - Laga melawan Bali United jelas tidak akan mudah dijalani oleh pasukan Barito Putera, Selasa (17/9) sore ini. Meski sejauh ini mereka belum terkalahkan saat bermain di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Bali United justru punya catatan lebih baik setiap kali bersua Barito Putera.
Setelah sukses mencuri satu poin di kandang PSM Makassar pekan lalu. Motivasi berlebih tengah berada di dada Samsul Arif dan kolega jelang laga sore nanti. “Satu poin di Makassar bagus untuk psikologis pemain. Tapi, melawan Bali United atmosfernya pasti akan berbeda,” ucap head coach Barito Putera, Jacksen F Tiago.
“Setelah hasil buruk sebelum libur Asian Games dan laga uji coba. Tentu satu poin sebelumnya sangat penting. Tapi, anak-anak tidak boleh over dan harus lebih berusaha keras di lapangan,” imbuh eks pelatih Persebaya Surabaya itu.
Posisi kedua tim yang berdekatan di klasemen sementara membuat laga sore nanti akan berjalan sangat menarik. Bali United berada tepat di atas Barito Putera di posisi keempat dengan koleksi 33 poin. Kemenangan tentu menjadi harga mati bagi Barito jika ingin menyalip Bali United dengan torehan 35 poin.
Akan tetapi, upaya Barito Putera untuk menyalip dihantui hasil buruk ketika bersua Bali United di kompetisi tertinggi di Indonesia. Dalam lima laga terakhir keduanya, Bali sukses mengungguli Barito Putera dengan empat kemenangan dan sekali bermain imbang.
“Memang menarik bagi (media) jika membicarakan hal ini. Tapi bagi saya, kami harus melupakan sejarah tersebut. Pertandingan sore nanti berbeda, dengan pemain yang berbeda juga,” ucap Jacksen.
Jacksen pun semakin tertantang untuk mengakhiri catatan buruk tersebut karena Bali United adalah pesaing terdekat mereka untuk melaju ke puncak klasemen. “Harus, Bali adalah pesaing terdekat. Mengalahkan mereka tentu akan membuat posisi kami semakin naik,” ujarnya.
Sayang, Barito masih belum bisa diperkuat Nazarul Fahmi, Firly Apriansyah, dan penjaga gawang Dian Agus Prestyo. Bahkan, pemain Timnas Indonesia Gavin Kwan Adsit juga harus parkir karena menderita cedera, pada Sabtu (15/9) lalu.
“Tanpa mereka, kami tim pelatih sudah menyiapkan banyak alternatif. Lagi pula kami juga telah mempelajari kelebihan dan kekurangan lawan. Intinya, semoga pemain yang turun di lapangan bisa bermain lebih konsentrasi dan disiplin,” harap mantan pelatih Persipura Jayapura itu.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
