Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Agustus 2018 | 21.30 WIB

Soal Laga di Piala Indonesia, Persebaya Tunggu Respons PSSI

Persebaya menolak perubahan status sebagai tuan rumah di babak 128 besar Piala Indonesia 2018. - Image

Persebaya menolak perubahan status sebagai tuan rumah di babak 128 besar Piala Indonesia 2018.

JawaPos.com – Persebaya Surabaya rupanya keberatan dengan keputusan PSSI menunjuk mereka sebagai tuan rumah babak 128 besar Piala Indonesia 2018. Mereka secara tegas menolak keputusan itu dan telah mengirim surat keberatan kepada otoritas tertinggi sepak bola Indonesia tersebut.


Persebaya dijadwalkan bertemu PSBI Blitar pada babak 128 besar Piala Indonesia. Laga ini seharusnya dilangsungkan di Stadion Penataran, Kabupaten Blitar, Minggu (1/7) lalu. Namun, partai ini ditunda karena tuan rumah tidak mendapat izin keamanan. Hal ini dikonfirmasi pihak PSBI sebelum laga dilaksanakan.


Dalam surat PSSI pada Senin (25/6), status tuan rumah dilimpahkan ke Persebaya. Pertandingan ini harusnya dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (2/7) sore. Namun partai ini kembali batal karena tidak ada izin keamanan.


PSSI kembali mengeluarkan surat pada 20 Agustus. Intinya mereka tetap menunjuk Persebaya sebagai tuan rumah di babak 128 besar. Persebaya merespons dengan mengirim surat balasan pada 22 Agustus. Isinya adalah Persebaya menolak keputusan PSSI tersebut.


“Persebaya menyerahkan pertandingan ini kepada federasi. Sekarang posisi Persebaya adalah menunggu,” jelas manajer Persebaya Candra Wahyudi.


Candra mengatakan, ada beberapa hal yang membuat Persebaya keberatan dengan penunjukan itu. Salah satunya adalah status Persebaya yang sebenarnya adalah tim tamu. Namun tiba-tiba diubah menjadi tuan rumah.


“Kami juga ingin menyampaikan ke federasi bahwa ada risiko ketika Persebaya menjadi tuan rumah. Soal biaya dan sebagainya,” terang Candra.


Kabarnya, pertandingan PSBI versus Persebaya akan dilangsungkan di tempat netral, yakni Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Saat dikonfirmasi, Candra menolak berspekulasi. “Kami kembalikan ke federasi,” pungkasnya.

Editor: Agus Dwi W
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore