
Sebagian skuad Arema menengok salah satu korban kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang.
JawaPos.com - Ada fakta baru di balik peristiwa kericuhan saat laga big match antara Arema FC dan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Minggu (15/4) malam lalu. Rupanya, tiket yang dibeli oleh para suporter untuk menonton laga tersebut tidak dibekali dengan asuransi. Hal ini dibenarkan oleh General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.
"Seharusnya sih memang ada asuransi, untuk antisipasi kejadian seperti ini," ujarnya saat menjenguk salah satu korban di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Selasa (17/4).
Dia mengatakan, asuransi tersebut sebenarnya sudah lama direncanakan. Namun, memang masih belum berjalan. "Kalau (asuransi) untuk pemain wajib, kalau suporter (dulu) hanya himbauan. Nanti akan jadi bahan kajian," lanjut Ruddy.
Ruddy menambahkan, adanya asuransi memang penting. Apalagi ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti insiden Minggu malam. Oleh karena itu, pihaknya akan kembali mengkaji terkait asuransi tersebut.
"Harus waspadai itu. Tidak minta (kerusuhan) terjadi lagi, tapi untuk jaga-jaga," terangnya.
Menurut Ruddy, sebenarnya asuransi itu sudah lama masuk dalam kajian manajemen. Hanya saja, pihaknya masih mencari produk yang pas untuk melindungi jika terjadi hal yang buruk. "Ini sudah lama direncanakan, tinggal mencari produk yang pas. Kami sedang mencari formula, kan banyak asuransi yang meng-cover ini," kata dia.
Karena tidak ada asuransi yang meng-cover para korban kericuhan, manajemen Arema pun bertanggung jawab dengan menanggung seluruh biaya perawatan para korban. Selain menanggung biaya pengobatan, Arema juga memberikan dukungan moril dengan menengok para korban yang masih dirawat. Salah satunya seperti yang terlihat di RSSA Malang, Selasa (17/4). Ruddy bersama beberapa pemain Arema FC menjenguk salah satu korban yang sedang menjalani rawat inap di RSSA.
"Ini rasa empati pemain dan klub ke korban kejadian hari Minggu kemarin," ujarnya. "Toh mereka juga keluarga besar Arema. Mudah-mudahan dengan begini, harapannya bisa menambah semangat mereka di pertandingan selanjutnya."
Selain mengunjungi korban yang berada di RSSA, pihak Arema juga berencana akan menjenguk korban yang ada di tiga rumah sakit kabupaten, Rabu (18/4). Antara lain di Rumah Sakit Teja Husada, Wava Husada, dan RSUD Kanjuruhan Kepanjen.
"Besok kebetulan latihan di (stadion) Kanjuruhan. Sebelum latihan akan mengunjungi tiga Rumah Sakit yang ada di Kanjuruhan. Mudah-mudahan jadi spirit mereka di pertandingan selanjutnya," tandasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
