
Persebaya Surabaya menghadapi laga berat kontra PS Tira tanpa diperkuat sejumlah pilar di lini belakang
JawaPos.com - Persebaya Surabaya mendapat ujian tak ringan pada pekan keempat Liga 1 2018. Tim asuhan Angel Alfredo Vera itu harus bertandang ke markas PS Tira di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (13/4) sore WIB, dalam kondisi pincang di belakang. Tiga pilar lini pertahanan absen lantaran cedera.
Defender asal Brasil, Otavio Dutra, menepi sekitar dua pekan akibat cedera saat Persebaya kalah 1-2 dari Barito Putera pada pekan ketiga. Bek muda Rachmat Irianto bahkan harus memarkir kakinya selama tiga bulan setelah mengalami cedera patah tulang metatarsal, juga saat melawan Barito. Sementara itu, Fandry Imbiri juga belum pulih dari cedera.
Jelas, kondisi tersebut tidak ideal untuk menghadapi PS Tira di markasnya. Terlebih, PS Tira memiliki motivasi tinggi untuk mengobati luka setelah pada pekan ketiga kalah dari tuan rumah Persipura Jayapura.
Besar kemungkinan Alfredo Vera akan memainkan bek M Syaifudin dan diduetkan dengan rekrutan anyar Izaac Wanggai. Cukup rentan memang karena keduanya bukan pilihan utama di lini belakang. Terlebih, posisi asli Izaac Wanggai adalah gelandang.
Meski begitu, Bajul Ijo - julukan Persebaya, enggan menyerah sebelum bertanding. Mereka tetap menunjukkan optimisme tinggi lantaran termotivasi untuk menebus kekalahan di Gelora Bung Tomo saat menjamu Barito. Alfredo Vera pun berjanji tetap memainkan strategi ofensif untuk bisa meraih kemenangan.
Dalam latihan jelang laga nanti, Alfredo Vera fokus pada penyelesaian akhir. Sepertinya pelatih asal Argentina itu memegang prinsip bahwa pertahanan terbaik adalah menyerang. Memang, dalam tiga laga awal, lini penyerangan Bajul Ijo terbilang masih melempem.
"Untuk melawan PS Tira, kami fokus mengasah ketajaman," beber Alfredo Vera.
Sementara itu, manajer Chairul Basalamah mengakui bahwa laga nanti tak akan mudah, terutama setelah lini belakang pincang. Meski begitu, dia menegaskan para pemain akan tampil habis-habisan demi meraih hasil terbaik.
"Tidak mudah bagi kami karena pilar utama di pertahanan absen. Mudah-mudahan bisa maksimal. Para pemain bertekad habis-habisan," ucapnya.
Persebaya sendiri pada musim lalu pernah berlaga di Sultan Agung. Kala itu, mereka menghadapi PSIM Jogjakarta. Persebaya pulang dengan membawa satu poin. Memori itu yang akan coba diulangi meski lawan yang dihadapi berbeda.
Di satu sisi, PS Tira menatap laga ini dengan penuh percaya diri. Keberhasilan menahan imbang Persebaya di turnamen pramusim Piala Presiden 2018 menjadi modal untuk bisa meraih hasil lebih. Apalagi kali ini mereka bermain di kandang sendiri.
Pelatih PS Tira, Rudy Eka Priyambada, memang tak membantah bahwa Persebaya adalah tim yang solid dan kuat. Namun, dia mengaku sudah mengantongi strategi untuk meredam permainan Persebaya. Salah satu hal yang paling mendasar yang akan dilakukan anak asuhnya adalah mematikan agresivitas sayap Persebaya yang biasa ditempati Ferinando Pahabol maupun Osvaldo Haay. Selain itu, dua fullback yakni Abu Rizal Maulana dan Ruben Sanadi juga akan dijaga ketat.
Rudy Eka pun tetap meminta para pemainnya selalu fokus. Menurutnya, absennya sejumlah pilar di lini belakang Persebaya bukan sebuah keuntungan. Untuk itu, para pemainnya dituntut bekerja keras untuk bisa meredam Persebaya.
“Kami tidak ingin memikirkan lawan yang dikatakan pincang. Karena tentu saja penggantinya juga memiliki kualitas. Kami tak boleh lengah dan wajib tetap fokus,” sebut Rudy Eka.
Rudy Eka mengharapkan laga nanti menjadi titik balik kebangkitan timnya setelah pada pekan ketiga kalah dari Persipura. Dia ingin mengulang hasil positif pada pekan kedua saat menjamu Madura United. Kala itu, PS Tira mampu meraih kemenangan.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
