
Persebaya akan melakoni laga panas melawan Arema FC di Liga 1 2018 mendatang
JawaPos.com - Kembalinya Persebaya Surabaya ke Liga 1 2018 membuat atmosfer pertandingan di kompetisi kasta tertinggi akan semakin panas. Pertandingan-pertandingan yang melibatkan Persebaya, baik di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) maupun di kandang lawan, diyakini akan menyedot banyak penonton.
Berdasar kontestan kompetisi Liga 1 2018 mendatang, Persebaya akan menghadapi tim-tim yang punya sejarah mengakar di sepak bola Indonesia, seperti PSM Makassar, PSIS Semarang, PSMS Medan, Persipura Jayapura, Persija Jakarta, dan Persib Bandung.
Di antara sejumlah tim yang akan menjadi rival Persebaya di kompetisi Liga 1 2018 nanti, pertandingan lawan Arema FC tentu yang sangat dinanti oleh publik. Persebaya kontra Arema adalah pertandingan derby Jawa Timur yang selalu dinanti. Ini bukan sekadar pertandingan sepak bola biasa. Ada gengsi antarkota dan suporter dari masing-masing kubu.
Persebaya dan Arema tentu sudah dilanda "rindu" karena sudah lama tak bersua. Tensi pertandingan ini sempat menurun menyusul konflik internal yang melanda kedua tim beberapa tahun terakhir.
Derby terpanas Jawa Timur adalah titel yang disandang duel kedua tim ini. Pertemuan Arema dan Persebaya selalu menyita perhatian banyak pihak. Kedua tim inilah yang dianggap sebagai magnet utama persepakbolaan di provinsi Jatim. Setiap kedua tim berjumpa, kerap muncul friksi yang melihatkan pemain di lapangan hingga kalangan suporter.
Masih teringat jelas dalam laga di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2010, tim Persebaya harus diangkut menggunakan kendaraan taktis (rantis) saat datang dan pulang dari stadion. Saat itu, Persebaya disambut lemparan botol air mineral dan benda-benda lain ketika hendak memasuki Stadion Kanjuruhan.
Sementara momen paling diingat dari pertemuan kedua tim ini tentu saja tragedi Amuk Suporter Empat September (Asu Semper) di Stadion Gelora 10 November, Tambaksari, Surabaya, pada Copa Indonesia tahun 2006. Toh, hal itu diharapkan tak akan terjadi lagi. Tensi panas hanya terjadi di dalam lapangan, di luar tetap dingin dan tetap menjalin hubungan dekat.
Menarik untuk disimak duel kedua tim di Liga 1 2018 mendatang. Sebagai rival, tentu derby paling panas di Jatim ini akan tetap seru. Sekali lagi, tensi panas hendaknya hanya muncul di atas lapangan hijau karena sarat gengsi. Namun, selepas laga keakraban sesama tim dari Jatim tetap terjaga.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
