
Menurut Pelatih Persinga M. Fachrudin, dirinya sudah menginstruksikan pasukannya untuk bermain terbuka dan menyerang.
JawaPos.com - Pemain Persinga Ngawi rupanya grogi dengan kehadiran Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Kamis (14/9) sore. Hal itulah yang membuat tim berjuluk Laskar Ketonggo ini bermain tidak sesuai harapan dari tim pelatih dan manajemen.
Menurut Pelatih Persinga M. Fachrudin, dirinya sudah menginstruksikan pasukannya untuk bermain terbuka dan menyerang di Stadion GBT. Namun instruksi itu tak berjalan pada babak pertama. Akibatnya Persebaya sukses mencetak empat gol.
"Ketakutan kita terhadap mental, dalam hal ini tekanan suporter, terlihat dampaknya di babak pertama. Padahal apa yang saya harapkan tidak seperti itu," ulas pelatih asal Surabaya tersebut.
Penjelasan Fachrudin diamini oleh kapten Persinga M. Zamnur. Zamnur mengakui bahwa Persebaya memiliki kualitas yang lebih baik daripada timnya.
"Kami sudah berusaha maksimal. Kami akui kualitas Persebaya memang lebih baik. Pada babak pertama memang timpang. Namun babak kedua kami bisa mengimbangi mereka," tutur Zamnur.
Persinga sebenarnya punya kans uintuk memperkecil kedudukan menit ke-35 lewat aksi Harris Kartika Yudha. Meski tinggal berhadapan dengan kiper Miswar Saputra, Harris justru mencungkil bola sehingga melambung di atas mistar.
"Ketika kami bisa cetak gol, mungkin hasil pertandingan bisa berubah. Kami bermain tidak sesuai dengan harapan di awal pertandingan. Kami selalu menunggu. Kalau finishing maksimal, mungkin pertandingan bisa bercerita lain," tutup Fachrudin.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
