
Para pemain Madura United berlatih di Tenggarong jelang duel melawan Mitra Kukar.
JawaPos.com - Madura United memanggil satu nama untuk mengantisipasi kepergian Slamet Nurcahyono dan Fachruddin Aryanto ke Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Satu pemain yang bergabung di Tenggarong adalah Tanjung Sugiarto.
Laskar Sape Kerrab -julukan Madura United- dijadwalkan bertemu Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Minggu (3/9) mendatang. Mereka harus kehilangan dua pemain, yakni Slamet dan Fachruddin karena agenda Timnas.
"Mengingat Slamet dan Fachruddin dipanggil Timnas, kami panggil Tanjung Sugiarto untuk langsung gabung dengan tim di Tenggarong," ucap Manajer Madura United Haruna Soemitro Kamis (31/8).
Adik kandung Asep Berlian itu akan menggantikan Slamet guna mengisi satu tempat di lapangan tengah. Sedangkan untuk pelapis Fachruddin, Madura United sudah memiliki bek kawakan Munhar.
Selain Tanjung, Madura United juga sudah bisa menurunkan Peter Odemwingie melawan Naga Mekes-julukan Mitra Kukar. Sebelumnya, Odemwingie telah absen di dua pertandingan melawan Bali United dan Perseru Serui.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
