
JELI: Iwan Setiawan (kanan) serius memantau para pemain seleksi Persebaya Surabaya.
JawaPos.com- Penampilan dua pemain seleksi anyar Persebaya Surabaya, Irfan Afandi dan M. Fani Aulia belum mampu memikat hati Iwan Setiawan. Pelatih Persebaya tersebut mengaku belum puas dengan apa yang ditunjukkan dua pemain muda tersebut.
Padahal, status Irfan dan Fani merupakan pemain yang direkomendasi untuk mengikuti seleksi tahap ketiga ini. Menurut Iwan, Irfan dan Fani sejatinya memiliki bakat besar. Namun, dalam dua hari mengikuti seleksi Persebaya, kemampuan terbaik mereka belum terlihat. Bahkan, Iwan menyebut penampilan mereka stagnan.
Irfan misalnya. Dari kacamata pelatih asal Medan itu, Irfan tidak terlihat aktif membantu pertahanan saat tim dalam kondisi diserang. ”Karena saya lihat dia sebagai striker hanya kerja saat tim pegang bola. Padahal, bukan begitu seharusnya. Yang namanya striker, saat lawan pegang bola, dia juga harus ikut bertahan,” kritik mantan pelatih Pusamania Borneo FC (PBFC) tersebut.
Catatan untuk Fani juga tak kalah pedas. Iwan menilai Fani masih belum menemukan bentuk permainan terbaiknya. ”Saya melihat Fani belum bermain lepas. Tidak seperti yang saya tahu tentang dia. Sepertinya dia butuh adaptasi lebih,” sorot Iwan.
Sebelumnya, Iwan memang sudah beberapa kali melihat penampilan Fani. Winger asal Aceh itu disebutnya mempunyai kecepatan dan skill mumpuni.
”Mungkin karena disini kita bikin small game, jadi kelebihannya Fani belum terlihat. Sebab, ruang yang ada memang sempit,” kata mantan nakhoda Persela Lamongan tersebut.
Agar kemampuan Fani, Irfan dan para pemain seleksi lainnya bisa tereksplorasi dengan maksimal, Iwan berencana menggelar latihan di tempat lain. Opsinya di Gelora Bung Tomo (GBT) dan Gelora 10 Nopember. ”Besok saya minta manajemen lapangan yang bagus. Kalau tidak di GBT ya di Tambaksari,” ujar Iwan. (saf/fim)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
