
PSIM sebelumnya berasumsi bahwa anggaran yang diperlukan selama satu musim mencapai Rp 3 miliar.
JawaPos.com - Sekitar 60 tim di Divisi Utama akan dibagi dalam tiga zona, yaitu timur, tengah, dan barat. Hal itu diyakini akan membuat anggaran para klub peserta semakin membengkak.
Tim-tim di kasta kedua Liga Indonesia akan mulai memikirkan mengenai bujet yang akan dikeluarkan selama mengarungi kompetisi. PSIM Jogjakarta misalnya. Mereka sebelumnya berasumsi bahwa anggaran yang diperlukan selama satu musim mencapai Rp 3 miliar.
Anggaran global tersebut mengacu pada ISC-B dan kompetisi musim-musim sebelumnya yang membagi tim ke beberapa grup yang lebih banyak. Namun, dengan informasi bahwa hanya akan ada tiga grup, kebutuhan tim juga akan bertambah.
Sebab jika misalnya dibagi dalam 8 grup, setiap grup akan terdapat sekitar 7 tim. Biasanya, penentuan tim juga mempertimbangkan faktor kondisi geografis. Namun dengan hanya 20 tim di tiap zona, jumlah pertandingan juga lebih banyak dan biaya perjalanan juga semakin besar.
Sekretaris Umum PSIM Jogja Jarot Sri Kastawa mengatakan, dengan kondisi tersebut, anggaran Rp 3 miliar tentunya tidak akan cukup. “Besar kemungkinan akan bertambah,” ujarnya, kemarin (10/1).
Tak hanya itu, kompetisi musim depan juga akan sangat keras dan berat bagi semua tim. Sebab PSSI mengumumkan akan memangkas tim-tim di Divisi Utama menjadi hanya 24 tim saja di 2018. Artinya dari 60an tim tersebut, sekitar lebih dari separuhnya dipaksa harus turun kasta jika tidak mampu bertahan. Sedikit saja tergelincir dan tidak bisa bersaing, maka akan terdegradasi ke Liga Nusantara.
“Jelas menjadi ancaman semua tim. Bahkan bisa jadi kuota promosi ke ISL yang hanya tiga klub, sedikit yang menargetkan. Yang utama adalah bisa bertahan dulu di Divisi Utama dan tidak terdegradasi,” ungkapnya.
Karena itu, manajemen PSIM Jogja melakukan pembahasan mengenai hal tersebut. Mulai dari budgeting musim depan, persiapan skuad dan penentuan nakhoda tim. “Kami akan serius mempersiapkan tim untuk musim 2017,” tandasnya. (riz/din/ong/ira/JPG)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
