
Pelatih Semen Padang Dejan Antonic. (Istimewa)
JawaPos.com–Semen Padang FC akan menghadapi laga krusial saat menjamu PSIM Jogjakarta pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/26. Pertandingan di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Rabu (4/3) pukul 21.00 WIB, itu menjadi momen penting bagi Kabau Sirah untuk menjaga asa keluar dari zona degradasi.
Hingga pekan ke-23, Semen Padang masih terpuruk di dasar klasemen dengan 16 poin. Raihan tersebut sama dengan Persis Solo yang berada tepat di atas mereka di posisi ke-17 klasemen super league.
Sementara itu, batas aman masih ditempati PSBS Biak dengan 18 poin dan Persijap Jepara yang mengoleksi 19 angka. Situasi ini membuat laga Semen Padang kontra PSIM bukan sekadar pertandingan biasa. Tambahan tiga poin bisa memangkas jarak dan membuka peluang Semen Padang keluar dari tiga terbawah super league.
Pelatih Semen Padang Dejan Antonic memastikan timnya dalam kondisi siap tempur. Semen Padang hanya kehilangan Boubakary Diarra yang harus absen akibat kartu merah pada laga sebelumnya.
”Persiapan kita cukup positif. Semua pemain dalam kondisi siap, kecuali Diarra. Kami sudah latihan dengan baik dan semoga bisa memenangi pertandingan melawan PSIM,” ujar Dejan dikutip dari ileague.id.
Kabar baik datang dari lini tengah. Gelandang andalan Alhassan Wakaso disebut sudah pulih dan kembali berlatih bersama tim. Kehadirannya diharapkan mampu menambah keseimbangan permainan Kabau Sirah yang dalam beberapa laga terakhir kesulitan menjaga konsistensi.
Baca Juga: Deretan Pemain Diaspora Indonesia dengan Catatan Gol dan Asis Terbanyak di Kompetisi Eropa
Menghadapi PSIM Jogjakarta, Dejan mengaku sudah mempelajari kekuatan lawan. Pada pertemuan putaran pertama di Jogjakarta, Semen Padang kalah tipis 0-1 lewat gol penalti.
”PSIM tim yang punya kualitas. Kita harus bermain sabar dan tidak terpancing emosi. Target kita jelas, menang agar bisa keluar dari zona merah,” kata Dejan.
Di sisi lain, PSIM dipastikan tanpa Ze Valente yang absen karena akumulasi kartu kuning. Namun Dejan enggan meremehkan kondisi tersebut.
”Absennya pemain itu hal biasa. Kita tidak tahu kualitas penggantinya seperti apa. Yang pasti PSIM tetap tim yang bagus,” tegas Dejan.
Dengan dukungan publik Stadion Haji Agus Salim, Semen Padang berharap atmosfer kandang bisa menjadi pembeda. Laga ini menjadi ujian mental sekaligus kesempatan emas bagi Kabau Sirah untuk bangkit dan menjaga peluang bertahan di BRI Super League musim ini.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
