Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Desember 2018 | 19.05 WIB

Terkait Tarkam, Begini Tanggapan Penggawa Timnas Indonesia

Bayu Pradana memilih tidak ikut tarkam karena berisiko cedera - Image

Bayu Pradana memilih tidak ikut tarkam karena berisiko cedera

JawaPos.com - Libur kompetisi berarti aktivitas bermain sepak bola berkurang. Untuk menyiasatinya, sejumlah pemain menggeluti pertandingan tarkam. Selain untuk tetap menjaga kebugaran dan melatih teknik, ikut tarkam berarti mendapat penghasilan tambahan.


Beberapa pemain di Indonesia memang mengikuti tarkam saat libur kompetisi. Hal itu memang sudah tak asing lagi. Namun, bagi penggawa Timnas Indonesia yang merupakan kapten Mitra Kukar, Bayu Pradana, memilih untuk tak mengikuti tarkam. Dia memiliki alasan jelas terkait putusannya.


Bayu Pradana yang gagal menyelamatkan Mitra Kukar dari jerat degradasi mengungkapkan risiko cedera ketika tampil di tarkam. "Saat ini saya menikmati liburan kompetisi, meski hati sedih karena Mitra Kukar terdegradasi. Tarkam? Tidak. Saya lebih memilih menjaga kondisi dengan latihan di lapangan dekat rumah," jelas Bayu Pradana seperti dilansir laman resmi Liga Indonesia.


Bukan tanpa alasan Bayu memilih untuk tidak terjun ke laga tarkam. Resiko cedera yang didapat menjadi pertimbangan terdepan. Dan dia mengaku mencoba menghindarinya. Bayu sendiri kini mudik ke kampung halamannya di Tengaran, Kabupaten Semarang.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore