
TIDAK SENDIRIAN: Warga Indonesia di Myanmar memastikan akan mendukung penuh Timnas Indonesia.
JawaPos.com- Boaz Solossa dkk tidak perlu khawatir berjuang sendirian menghadapi Myanmar. Ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di negeri yang dahulu bernama Burma itu siap memberikan dukungan langsung di stadion.
Pratondo Joko Kuswoyo, WNI yang bekerja di Myanmar, mengatakan bahwa yel-yel, tetabuhan, bendera, dan kostum yang dominan warna merah telah disiapkan. Dengan begitu, dukungan kepada Garuda –julukan tim nasional– bisa lebih menggema. Meskipun, secara jumlah, tentu tidak seberapa jika dibandingkan dengan suporter tuan rumah. ’’Koordinator lapangan yang kami bentuk juga telah memesankan tiket,’’ kata Joko kepada Jawa Pos melalui surat elektronik Rabu (2/11).
Pria asal Mojokerto, Jawa Timur, itu melanjutkan, koordinasi untuk mendukung tim asuhan Alfred Riedl tersebut telah dilakukan jauh-jauh hari. Kebetulan, mereka bergabung dalam Komunitas Indonesia Myanmar (KIM) yang memiliki grup percakapan di WhatsApp.
’’Kami bergerak atas inisiatif pribadi. Setidaknya ini yang bisa kami lakukan untuk Indonesia di sini,’’ kata pria yang bekerja di sebuah perusahaan pakan ternak itu.
Sebelum uji coba yang dihelat besok itu, KIM juga pernah aktif mendukung para atlet Indonesia dalam perhelatan SEA Games 2013 di Myanmar. Begitu juga saat timnas U-19 tampil dalam putaran final Piala AFC U-19 pada 2014 di negara yang sama.
Tercatat sekitar 600 WNI yang tinggal di Myanmar. Sebagian besar di antara mereka berlatar belakang pekerja swasta dan berdomisili di Yangon. Tetapi, ada pula yang menetap di Mandalay, kurang lebih 700 kilometer dari Yangon.
Mayoritas WNI yang menonton laga melawan Myanmar besok pun, lanjut Joko, berasal dari Yangon. Mereka biasanya janjian bertemu langsung di stadion. Tiket pun otomatis di tribun yang sama.
’’Suporter Myanmar termasuk agresif, terutama saat laga resmi timnas mereka. Kalau untuk pertandingan uji coba, saya rasa itu tidak akan terjadi,’’ katanya.
Menurut Joko, meski secara jumlah tidak seberapa, banyak pengalaman mengesankan yang dirasakan setiap mendukung timnas. ’’Kalah atau menang, teman-teman selalu kompak. Apalagi pas lihat timnas cetak gol, wuiiih... rasanya segala jerih payah terbayar sudah,’’ tuturnya. (ttg)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
