Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. (Istimewa)
JawaPos.com–Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menanggapi kekalahan yang dialami Borneo FC Samarinda dalam pertandingan pekan ke-22 Super League 2025/2026. Dia mensyukuri, namun mengingatkan Pangeran Biru harus tetap waspada.
Persib Bandung kembali berada di atas angin dalam persaingan perebutan gelar juara Super League 2025/2026. Pangeran Biru memuncaki klasemen sementara dengan koleksi 50 poin, unggul tiga angka dari Persija Jakarta yang mengekor di posisi kedua.
Situasi itu diperoleh berkat keberhasilan Persib meraih kemenangan tipia 1-0 atas Persita Tangerang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Kota Bandung, pada Minggu (22/2) malam. Di waktu yang sama, Borneo FC gagal meraih kemenangan. Pesut Etam harus takluk dari tuan rumah Dewa United Banten FC dengan skor 1-2 sehingga tak mampu menambah poin.
Pelatih Persib Bojan Hodak, angkat bicara mengenai perbedaan hasil yang diraih timnya dan Borneo FC. Dia mensyukuri, tapi enggan jemawa.
”Jadi, ini merupakan hal yang baik bagi kami karena Borneo kalah, namun kami harus fokus pada hasil yang kami peroleh,” kata Bojan Hodak usai pertandingan melawan Persita, dipetik Senin (23/2).
Menurut Hodak, Persib harus tetap fokus karena persaingan Super League sangat ketat. Tim yang berada di papan atas, termasuk Pangeran Biru, bukan berarti bisa terpeleset dan bahkan dikalahkan tim papan bawah.
”Begini, saya berkali-kali bilang liga Indonesia, liganya susah banget. Tidak mudah untuk memainkan pertandingan tandang khususnya. Ada banyak perjalanan dan, dan liganya tenang, bukan itu, di liga ini siapa pun bisa mengalahkan siapa pun,” terang Hodak.
Hodak mencontohkan ketika Persib berhadapan dengan Persijap Jepara. Pangeran Biru menelan kekalahan dengan skor 1-2 pada awal musim, di mana Laskar Kalinyamat kini berada di zona merah.
Selain itu, Persib juga sempat ditahan imbang Persik Kediri (1-1) pada Januari dan PSIM Jogja (2-2) pada Agustus 2025. Menurut Hodak, kemungkinan itu patut diwaspadai agar Pangeran Biru tidak terpeleset lagi.
”Bahkan tim-tim dari bawah, mereka bisa memberikan kejutan. Kami kalah dari Persijap Jepara, tahun lalu kami bermain imbang dengan tim-tim yang berada di peringkat terbawah,” kata Hodak.
”Beberapa kali kami kehilangan poin versus tim-tim terbawah. Inilah mengapa liga ini menarik karena siapa pun bisa mengalahkan siapa pun,” imbuh dia.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
