Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Februari 2026 | 02.20 WIB

Persis Solo Berduka! Vokalis TWCS dan Pencipta Anthem 'Satu Jiwa' Persis Solo Zoelham Tutup Usia

Hendra Gunawan, atau lebih dikenal sebagai Zoelham, vokalis band TWCS sekaligus pencipta anthem Persis Solo - Image

Hendra Gunawan, atau lebih dikenal sebagai Zoelham, vokalis band TWCS sekaligus pencipta anthem Persis Solo

JawaPos.com - Kabar duka menyelimuti Kota Solo, terutama Persis Solo. Hendra Gunawan, atau yang lebih dikenal sebagai Zoelham, vokalis band The Working Class Symphony (TWCS) sekaligus pencipta anthem Persis Solo “Satu Jiwa”, meninggal dunia pada Selasa (17/2) pagi.

Zoelham menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 05.15 WIB di Rumah Sakit PKU Sukoharjo. Almarhum meninggal dunia di usia ke-53 tahun.

Zoelham bukan sosok sembarangan di kalangan penggemar sepak bola di Solo. Dia adalah sosok penting di balik perjalanan klub maupun kultur tribun sepak bola Solo berkat karyanya selalu dikumandangkan suporter Laskar Sambernyawa di setiap laga.

Menurut laporan Radar Solo (Jawa Pos Group), almarhum dikebumikan pada Selasa Kliwon, 17 Februari 2026, pukul 13.00 WIB, berangkat dari rumah duka di Perum Joho Baru Blok L No. 35 RT 02/08, Joho, Sukoharjo, menuju Astanalaya "Sidomulyo" Gawanan, Sukoharjo.

Pihak keluarga menyampaikan ucapan tulus dan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang mendoakan dan mengenal almarhum.

​"Keluarga memohon maaf dengan kerendahan hati apabila Almarhum memiliki kesalahan kepada Anda sekalian, maupun di hadapan Allah SWT, kiranya sudilah kiranya memberikan maaf. Semoga Anda sekalian juga berkenan memohonkan ampunan (untuk Almarhum) ke hadirat Allah SWT. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh," demikian lelayu atau kutipan sesorah (pidato) dalam bahasa Jawa halus (Krama Inggil).

Almarhum Zoelham meninggalkan istri tercinta Mei Wulandari, ibunda Rini Darmasih, serta tujuh putra-putri, yakni Rahmadani Gaizka Sapura, Raya Albani Saputra, Aluna Sagita Dara Dinanti, Regiely Gangsal Saputra, Gemila Bumi Hayunda, Raditya Fatsalino Saputra, dan Mariana Gaizka Maharani.

Rasa duka cita disampaikan oleh Manajemen Persis Solo melalui Head of Media, Bryan Barcelona. Pihak Laskar Sambernyawa menyampaikan rasa terima kasih atas sumbangsih luar biasa almarhum.

"Mas Zul memiliki peran penting. Satu Jiwa adalah warisan berharga yang akan terus hidup bersama perjalanan klub," ungka Bryan Barcelona, dipetik dari Solo Balapan (Jawa Pos Group).

Duka yang sama juga dirasakan oleh elemen suporter. Presiden DPP Pasoepati, Jodi, mengonfirmasi bahwa keluarga besar suporter akan hadir langsung untuk memberikan penghormatan terakhir di rumah duka dan prosesi pemakaman di Astanalaya Sidomulyo, Gawanan, Sukoharjo.

“Kami sangat kehilangan. Kami akan selalu mengenang lagu Satu Jiwa ciptaan beliau yang selalu membakar semangat di tribun,” tutur Jodi.

Selain perannya di dunia sepak bola, Zoelham Juga dikenal sebagai pilar utama skena musik independen Kota Bengawan. Ia dikenal sebagai pribadi yang terbuka, rendah hati, dan selalu mendukung regenerasi musisi muda di Solo.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore