
Wafa Amri saat hadir di latihan PSIS. (Istimewa)
JawaPos.com–Official statement yang diunggah manajemen PSIS Semarang melalui akun Instagram @psisofficial menuai beragam respons dari suporter. Alih-alih mendapatkan dukungan dari suporter, pernyataan tersebut justru memicu kritik tajam dari pendukung yang berharap pembuktian di lapangan, bukan membuat draf klarifikasi.
Dalam pernyataan resmi, manajemen menyebut tim datang dalam kondisi kurang kondusif dan memiliki misi untuk mengangkat PSIS dari zona degradasi. Mereka menegaskan bahwa tugas tersebut bukan perkara mudah dan membutuhkan dukungan semua pihak.
Target utama ditegaskan jelas, yakni bertahan di Pegadaian Championship dan keluar dari zona bawah klasemen. Manajemen juga menekankan bahwa kehadiran mereka bukan untuk ambisi pribadi maupun kepentingan tertentu.
Disebutkan pula ucapan terima kasih kepada kelompok suporter Panser Biru dan Snex atas dukungan tanpa henti untuk kebanggaan bersama PSIS Semarang. Amri yang menjabat sebagai sekretaris tim turut menambahkan pesan agar pendukung tim lain fokus mendukung klub masing-masing dan tidak mengalihkan fokus PSIS dalam mengejar target musim ini.
Namun, unggahan tersebut justru dipenuhi komentar bernada kritik yang datang dari suporter sendiri. Banyak yang menilai manajemen seharusnya lebih fokus membenahi performa tim di lapangan ketimbang membuat pernyataan panjang di media sosial.
”Fokus tim tidak malah melihat pendukung tim lain heshh,” tulis akun @bagasdecamaldini.
”Akun sekelas PSIS yang mendunia, malah buat statment tidak bermutu, malah mirip akun family Fariz. apa kamu tidak mempunyai akun sosmed, Bos Amri,” komentar @farid_danangp.
Kritik juga datang dari @kurniawan_agsbdsntso. Dia mempertanyakan performa tim.
”Gini Mas Amri, ini pemain sudah kumpul di beberapa laga tapi permainan kok masih jelek gini, ini masalahnya apa?” tulis @kurniawan_agsbdsntso.
Baca Juga: Mimpi dan Harapan Bonek di Tahun Kuda Api! Persebaya Surabaya Dapat Suntikan Energi untuk Bangkit
Komentar lebih tegas muncul dari @huhuligan_lotust. ”Amry Out #dahgituaja,” ungkap dia.
Tak sedikit pula yang mempertanyakan urgensi unggahan tersebut. ”Kamu update gini kenapa? Aneh,” tutur akun @dodoariyanto5.
”Urgensine bikin posting-an seperti ini kenapa ya, Mas? (tanya serius) apa yang bisa dilakukan ya silakan buktikan. masih ada laga sisa dan maksimalkan,” tulis @extratime120.
Gelombang kritik ini mencerminkan besarnya ekspektasi suporter terhadap tim kebanggaan mereka. Dalam situasi posisi PSIS yang diklasemen sementara masih berada di zona playoff degradasi, pendukung tampaknya lebih menantikan hasil nyata kerja manajemen dan staf pelatih yaitu berupa kemenangan dan peningkatan performa tim.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
