
Komdis PSSI jatuhkan denda Rp 25 juta kepada Persebaya Surabaya karena sejumlah Bonek hadir saat laga tandang menghadapi PSIM Yogyakarta. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya terpaksa tekor Rp25 juta jelang menjamu Bhayangkara Presisi FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2). Penyebabnya adalah denda dari komdis PSSI.
Mengutip dari laman resmi PSSI, Komdis PSSI menjatuhkan denda kepada Persebaya karena melanggar regulasi. Saat laga tandang menghadapi tuan rumah PSIM Jogjakarta 25 Januari lalu, ada sejumlah Bonek yang turut menonton langsung di stadion.
Padahal Persebaya sebelumnya juga terkena denda, bahkan lebih besar yaitu Rp 50 juta saat menjamu Malut United. Kala itu, terdapat beberapa orang dari ofisial Green Force yang tidak memakai ID Card di Official Area.
Meski begitu, sanksi denda tersebut diyakini tidak terlalu mengganggu persiapan Persebaya saat menghadapi The Guardians. Yang agak meresahkan justru potensi absennya sejumlah pemain karena cedera dan sakit.
Misalnya yang hampir dipastikan absen adalah duo penyerang Malik Risaldi dan Mihailo Perovic. Malik cedera pangakal paha dan Perovic mengalami cedera kepala.
Meski begitu, Bernardo Tavares masih berharap keduanya bisa bermain. Ia akan menunggu keputusan akhir dalam beberapa waktu ini, apakah mereka bisa main atau tidak.
"Kami tidak tahu (absen atau bermain), mari kita lihat setelah apakah mereka bisa pulih atau tidak," kata pelatih Persebaya Bernardo Tavares seperti dikutip dari laman ILeague.
Perovic sudah tampil sebanyak 18 kali dengan mencatatkan empat gol. Sedangkan Malik Risaldi bermain sebanyak 20 kali atau belum pernah absen musim ini, dengan menyumbang satu gol dan dua assist.
Selain kedua pemain itu, Tavares juga masih menunggu kondisi pemain lainnya yang dianggap belum fit. Hanya saja ia tidak merinci siapa saja mereka.
"Kami tidak tahu berapa banyak pemain yang akan kami miliki, tapi kami berharap (bisa pulih)," harap pelatih asal Portugal itu.
Performa Persebaya sejauh ini memang cukup impresif, terutama sejak ditangani oleh Bernardo Tavares. Dalam empat laga sejak ia resmi melatih, Persebaya meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang.
Mereka juga cukup produktif. Selama empat pertandingan itu, Green Force sukses mencetak sembilan gol dan hanya kemasukan tiga gol, serta mencatatkan satu clean sheet. Mereka secara total mempertahankan rekor 13 pertandingan tanpa kekalahan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022