
Mihailo Perovic cetak gol Persebaya Surabaya ke gawang Bali United. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Mihailo Perovic dan Malik Risaldi cedera di laga krusial, membuat Bernardo Tavares benar-benar pusing mencari cara agar Persebaya Surabaya mampu menuntaskan misi mengalahkan Bali United.
Situasi tak ideal itu terjadi di tengah performa impresif Green Force yang sementara unggul pada babak pertama pekan ke-20 Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (7/2/2026) malam.
Gol tunggal Mihailo Perovic memastikan Green Force menutup paruh pertama dengan keunggulan. Masalahnya, keunggulan itu harus dibayar mahal karena Perovic tidak mampu melanjutkan pertandingan akibat cedera.
Sang pencetak gol terpaksa ditarik keluar dan situasi Persebaya Surabaya makin rumit setelah penggantinya, Malik Risaldi, juga mengalami nasib serupa.
Begitu peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim langsung tampil terbuka dan saling membangun serangan. Bali United sebagai tuan rumah mencoba mengambil inisiatif sejak menit awal untuk menekan pertahanan Persebaya Surabaya.
Tuan rumah lebih dulu mengancam pada menit ke-7 melalui Rahmat Arjuna yang melepaskan umpan silang ke dalam kotak penalti. Bola sempat ditepis Ernando Ari dan mengarah ke kaki Teppei Yachida, namun sepakan tersebut berhasil diblok oleh Risto Mitrevski.
Persebaya Surabaya tidak tinggal diam dan langsung memberikan respons cepat atas tekanan Bali United. Pada menit ke-12, Dimas Wicaksono mencoba peruntungan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti, tetapi bola masih membentur pemain bertahan Serdadu Tridatu.
Serangan Green Force semakin berani dan agresif setelah itu. Persebaya Surabaya tampak nyaman memainkan tempo dan tidak ragu menekan tinggi pertahanan lawan.
Pada menit ke-17, Gali Freitas melakukan penetrasi dari sisi kanan ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan ke tiang dekat. Sayang, peluang emas tersebut belum berbuah gol karena bola membentur mistar gawang.
Tekanan beruntun Persebaya Surabaya akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-26. Mihailo Perovic yang berdiri di depan mulut gawang berhasil memanfaatkan peluang dan menjebol gawang Mike Hauptmeijer.
Gol tersebut membuat mental pemain Persebaya Surabaya terangkat signifikan. Bali United justru tampak sedikit goyah dan harus bekerja ekstra keras untuk kembali mengontrol permainan.
Namun, keunggulan Persebaya Surabaya mulai dibayangi kekhawatiran ketika Perovic terlihat mengalami masalah fisik. Penyerang asing itu akhirnya diganti Malik Risaldi pada menit ke-37 karena tidak mampu melanjutkan pertandingan.
Masuknya Malik Risaldi diharapkan mampu menjaga agresivitas lini depan Persebaya Surabaya. Sayangnya, situasi ideal itu tidak berlangsung lama karena kondisi fisik kembali menjadi masalah.
Tertinggal satu gol, Bali United tidak tinggal diam dan meningkatkan intensitas serangan. Tim tuan rumah melancarkan tekanan bertubi-tubi ke lini pertahanan Persebaya Surabaya hingga menit-menit akhir babak pertama.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
