Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Februari 2026 | 23.41 WIB

5 Pemain Absen di Laga Bali United vs Persebaya Surabaya! Duel Panas Johnny Jansen Hadapi Bernardo Tavares

5 pemain bakal absen saat duel Bali United menghadapi Persebaya Surabaya. (Dok. Persebaya dan Bali United) - Image

5 pemain bakal absen saat duel Bali United menghadapi Persebaya Surabaya. (Dok. Persebaya dan Bali United)

JawaPos.com — Laga panas Bali United FC melawan Persebaya Surabaya di pekan ke-20 Super League 2025/2026 dipastikan berjalan dalam tensi tinggi sejak sebelum sepak mula. Sorotan utama tertuju pada absennya lima pemain penting serta duel strategi Johnny Jansen melawan Bernardo Tavares yang sama-sama membawa ambisi besar.

Pertandingan ini akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (7/2/2026) malam, dengan kedua tim mengusung misi berbeda.

Bali United ingin bangkit di kandang, sementara Persebaya Surabaya mengincar konsistensi demi menembus empat besar klasemen.

Total ada lima pemain yang dipastikan menepi pada laga krusial ini, tiga dari Bali United dan dua dari Persebaya Surabaya.

Kondisi tersebut membuat duel ini terasa pincang, tetapi justru menambah dimensi menarik dalam adu taktik kedua pelatih.

Bali United harus kehilangan Brandon Wilson, Irfan Jaya, dan Reyner Barusu yang masih berkutat dengan cedera.

Absennya tiga pemain ini mengurangi kedalaman skuad Serdadu Tridatu, terutama dalam rotasi lini tengah dan serangan.

Di kubu Persebaya Surabaya, situasinya tak kalah rumit karena dua pemain asing andalan harus absen akibat akumulasi kartu kuning.

Kapten tim Bruno Moreira dan gelandang Milos Raickovic dipastikan menonton dari pinggir lapangan setelah menerima sanksi saat menghadapi Dewa United.

Kehilangan Bruno dan Milos menjadi pukulan telak bagi Green Force karena keduanya berperan vital dalam menjaga keseimbangan permainan.

Persebaya Surabaya harus mencari solusi cepat agar performa tim tidak turun drastis di laga tandang berat ini.

Meski demikian, Bernardo Tavares menolak menjadikan kondisi pincang sebagai alasan. Pelatih asal Portugal itu memilih fokus pada adaptasi dan kesiapan pemain yang tersedia.

“Situasi ini memang tidak menyenangkan. Sayangnya ada pemain yang tidak bisa tampil, sementara Bali punya waktu lebih banyak untuk memulihkan diri,” ujar Tavares.

Persebaya Surabaya hanya memiliki waktu pemulihan lima hari usai laga terakhir, sementara Bali United mendapatkan keuntungan waktu istirahat dua hari lebih lama.

Perbedaan ini menjadi faktor nonteknis yang cukup memengaruhi persiapan kedua tim.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore