
Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis. (Istimewa)
JawaPos.com - PSS Sleman kembali harus puas berbagi poin saat menutup pekan ke-17 Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026. Bertandang ke Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Sabtu (24/1/2026) sore WIT, tim berjuluk Super Elang Jawa ditahan imbang tuan rumah Persipura Jayapura dengan skor 1-1.
Hasil ini menambah catatan imbang PSS di fase krusial kompetisi, sekaligus membuat persaingan papan atas Grup Timur semakin ketat. Sejak awal laga, kedua tim tampil dengan intensitas tinggi, namun PSS menunjukkan permainan yang lebih rapi pada babak pertama.
Anak asuh Ansyari Lubis bermain disiplin dan mampu memaksimalkan peluang yang ada. Permainan kolektif yang diperagakan terbukti efektif meredam tekanan Persipura yang tampil agresif di hadapan pendukungnya sendiri.
Usaha PSS akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-37 lewat gol Dominikus Dion, yang sukses memanfaatkan celah di lini pertahanan tuan rumah.
Keunggulan 1-0 tersebut bertahan hingga turun minum. Namun, situasi berubah di awal babak kedua. Persipura meningkatkan tempo permainan dan langsung menekan sejak menit-menit awal.
Tekanan intens itu membuat lini belakang PSS kehilangan fokus, hingga akhirnya gawang mereka kebobolan dan skor kembali imbang.
“Sangat disayangkan, pada awal babak kedua Persipura tampil lebih menekan. Kami kurang siap di menit-menit awal babak kedua, dan hal tersebut membuat kami kebobolan,” ujar Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis, dalam jumpa pers seusai pertandingan dikutip dari website pssleman.id.
Setelah skor kembali sama, pertandingan berjalan lebih terbuka. Kedua tim saling mencoba mencetak gol penentu, namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tidak berubah.
Bagi Ansyari, hasil imbang ini mencerminkan betapa ketatnya persaingan di Grup Timur Pegadaian Championship musim ini. Ia menilai kondisi tersebut justru menjadi tantangan positif bagi seluruh tim yang bersaing di papan atas.
“Menurut saya, kondisi ini justru bagus untuk persaingan. Dengan peluang yang terbuka bagi semua tim, kunci keberhasilan ada pada kesiapan masing-masing tim,” tegasnya.
Meski persaingan semakin sengit, Ansyari memastikan target PSS Sleman tidak berubah sejak awal musim, yakni lolos ke BRI Super League musim depan.
Ia menekankan pentingnya menjaga fokus, konsistensi, serta meningkatkan kesiapan tim dan individu pemain.
“Kami harus terus mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin. Sedikit saja lengah, tim lain siap memanfaatkan kesempatan. Itu yang menjadi fokus kami saat ini,” tutup Ansyari.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
