
Ernando Ari yakin amankan gawang Persebaya Surabaya dari kebobolan saat hadapi PSIM Yogyakarta. (Persebaya)
JawaPos.com — Kepercayaan diri kiper utama Persebaya Surabaya Ernando Ari mengiringi laga panas pembuka putaran kedua Super League 2025/2026 kontra PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu sore (25/1/2026).
Duel PSIM Yogyakarta versus Persebaya Surabaya menyedot perhatian karena sarat gengsi dan kepentingan poin. Persebaya Surabaya ingin memulai paruh kedua musim dengan hasil maksimal, sementara PSIM berambisi memanfaatkan status tuan rumah.
Sebagai penjaga gawang, Ernando Ari menyadari laga ini tak sekadar adu taktik di lapangan. Pemahamannya terhadap karakter permainan PSIM menjadi modal penting untuk meredam tekanan sejak menit awal.
Persiapan Persebaya Surabaya disebut berjalan positif usai melewati sekitar tiga pekan latihan intensif bersama pelatih baru. Adaptasi skema dan komunikasi antar pemain menjadi fokus utama selama masa persiapan tersebut.
Ernando mengungkapkan timnya sudah mempelajari kekuatan dan kecenderungan lawan secara detail.
“Kami sudah diberi pemahaman tentang karakteristik pemain PSIM. Persiapan kami sejauh ini sangat baik dan kami siap untuk pertandingan besok,” kata Ernando.
Pernyataan itu mencerminkan kesiapan mental Persebaya Surabaya yang ingin tampil disiplin sejak awal laga. Fokus Ernando tertuju pada organisasi pertahanan agar tidak memberi ruang bagi pemain depan PSIM.
PSIM Yogyakarta dikenal memiliki permainan agresif dengan tekanan cepat dari sisi sayap. Ancaman bola silang dan tembakan jarak dekat menjadi perhatian utama Ernando di bawah mistar.
Pada putaran pertama, performa Ernando Ari terbilang konsisten dan stabil. Catatan statistik menunjukkan kontribusinya bukan hanya sebagai penjaga gawang, tetapi juga bagian dari build-up permainan.
Ernando mencatatkan 16 penampilan penuh dengan total menit bermain mencapai 1.440 menit. Angka tersebut menegaskan posisinya sebagai pilihan utama yang tak tergantikan di skuad Persebaya Surabaya.
Menariknya, expected goals atau xG yang diterima Ernando hanya 0,05. Statistik itu memperlihatkan kemampuannya membaca arah bola dan posisi tembakan lawan dengan sangat baik.
Dalam distribusi bola, Ernando mencatatkan 373 umpan sepanjang putaran pertama. Dari jumlah tersebut, 241 umpan sukses dengan akurasi mencapai 65 persen.
Akurasi itu menjadi penting bagi Persebaya Surabaya yang kerap membangun serangan dari lini belakang. Ernando tak sekadar membuang bola, tetapi berperan aktif menjaga ritme permainan tim.
Secara defensif, kontribusinya juga terlihat dari 12 intersep dan 8 sapuan. Catatan itu memperlihatkan keberanian keluar dari garis gawang untuk memotong alur serangan lawan.
Ernando juga mencatatkan 30 kali pemulihan bola sepanjang putaran pertama. Angka tersebut menunjukkan ketenangan dan kecepatan reaksinya saat situasi genting.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
