
Tangkapan layar pertandingan antara PS Putra Jaya Pasuruan melawan Perseta 1970 Tulungagung di Liga 4 Jatim, di Stadion Bangkalan, Madura, Senin (5/1). (Naufal Ammar Imaduddin/Antara)
JawaPos.com – PSSI Riau menetapkan Liga 4 Zona Riau 2026 mulai bergulir pada 15 Januari 2026. Sebanyak sembilan klub memastikan berpartisipasi untuk berjuang ke Liga 3. Workshop dengan klub peserta pun digelar di Sekretariat PSSI Riau Jalan Pattimura Pekanbaru, Senin (5/1).
Sembilan klub yang ikut adalah Tunas Negeri Pekanbaru, EBR Pekanbaru, Kampar Junior FC, WGroup Pekanbaru, Jaya Raya Pekanbaru, Wahana FC, Nabil FC, PS Siak, dan Young Abadi FC. Dari sembilan klub ini hanya Nabil FC yang tak hadir saat workshop.
Workshop ini dipimpin Direktur Kompetisi (Dirkom) PSSI Riau M Isnaini, Wakil Dirkom Doni Markos, Ketua Panitia Pelaksana Liga 4 Zona Riau Muhammad Haryono, dan perwakilan RS Awal Bros dan BPJS selaku sponsor.
“Liga 4 zona Riau ini diikuti sembilan klub. Awalnya, 10 klub yang mendaftar, tapi satu klub yakni NIP FC Indragiri Hilir mengundurkan diri,” ujar Dirkom PSSI Riau M Isnaini, Selasa (6/1).
Ketua Panitia Pelaksana Muhammad Haryono menjelaskan, workshop ini merupakan rangkaian penting sebelum Liga 4 digulirkan. “Di workshop ini kami membahas regulasi agar klub peserta paham sehingga saat kompetisi digulirkan tak ada masalah,” ujarnya.
Tiga venue sedang disiapkan, yakni Stadion Utama Riau, Lapangan Wahana, dan Gelora Hangtuah Sport Center Tenayan Raya. “Jadwal pertandingan bisa berubah karena diprediksi saat kompetisi musim hujan. Klub peserta sudah setuju saat workshop kemarin,” ujarnya.
Ada pun persyaratan ikut Liga 4 zona Riau adalah klub anggota/calon anggota PSSI Riau, pemain kelahiran 1 Januari 2003-31 Desember 2008, jumlah pemain senior 7 orang, total pemain satu klub maksimal 30 orang, dan lisensi pelatih kepala minimal AFC B Diploma/PSSI B Diploma. ‘’Pendaftaran pemain dan ofisial melalui online sistem SIAP,’’ ujarnya.
Selain itu, persyaratan lain adalah pemain berstatus amatir dan tidak terdaftar di klub lain dan wajib membayar biaya kompetisi Rp10 juta plus iuran tahunan Rp7,5 juta buat klub yang tidak aktif di kompetisi 2024. Sedangkan klub yang aktif dikenakan uang kompettisi Rp10 juta plus iuran tahunan Rp5 juta.
‘’Bagi tim yang mengikuti Piala Soeratin PSSI Riau 2025 tidak dikenakan iuran tahunan,’’ ujar Ketua PSSI Riau Edward Riansyah.(das)

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
