
Bernardo Tavares sudah cari pemain baru untuk Persebaya Surabaya sejak deal dengan manajemen. (PSM Makassar)
JawaPos.com — Bernardo Tavares sudah cari pemain baru sejak deal dengan manajemen, sehingga Persebaya Surabaya kini tinggal mengumumkan nama-nama yang akan memperkuat tim. Fakta ini menunjukkan kerja cepat pelatih anyar Green Force bahkan sebelum resmi mendarat di Kota Pahlawan.
Bernardo Tavares tiba di Surabaya pada Minggu malam (4/1/2026) dan langsung menyita perhatian publik sepak bola nasional.
Kedatangannya menandai dimulainya era baru di Persebaya Surabaya yang tengah berupaya menjaga konsistensi performa.
Pelatih asal Portugal itu tidak datang sendirian ke Persebaya Surabaya. Ia membawa Renato Duarte yang dipercaya menjadi asisten pelatih untuk mendukung pekerjaannya di lapangan.
Selain Renato Duarte, Bernardo Tavares juga akan bekerja dengan jajaran pelatih yang sudah ada di Persebaya Surabaya.
Uston Nawawi, Shin Sang-gyu, dan Felipe Americo Martins Goncalves sebagai pelatih kiper tetap menjadi bagian dari staf kepelatihan.
Meski baru tiba di Surabaya, Bernardo Tavares menegaskan dirinya sudah bekerja jauh hari. Proses adaptasi bahkan dimulai sejak kesepakatan kontrak tercapai pada Desember lalu.
“Tidak. Pekerjaan saya mulai pada Desember. Bukan ketika mereka menang atau ketika mereka menang lagi di Januari. Ketika kita membuat perjanjian (kontrak dengan Persebaya), saya sudah bekerja untuk Persebaya,” ujar Bernardo Tavares, Minggu (4/1/2025).
“Mencoba mencari pemain, mencoba melihat karakteristik pemain yang kita miliki di sini. Ini penting bagi saya.”
Pernyataan tersebut menegaskan kemenangan beruntun Persebaya Surabaya tidak membuatnya terlena. Fokus utamanya tetap membangun fondasi tim secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Tidak ada waktu. Kerja saya bukan ketika saya tiba di sini. Saya sudah bekerja banyak dengan asisten saya di sini, Renato, sebelum kami datang.” Kalimat itu menggambarkan keseriusan Bernardo dalam mempersiapkan tim sejak awal.
Bernardo Tavares juga memahami betul tantangan besar yang menanti di Persebaya Surabaya. Ia menilai sejarah klub menunjukkan tuntutan tinggi dan ekspektasi besar dari publik Surabaya.
Baca Juga: Bocor! Bernardo Tavares Ungkap Alasan Tak Bawa Anak Emasnya dari PSM Makassar ke Persebaya Surabaya
“Ini penting bagi saya. Jika kita menganalisa sejarah Persebaya, mereka tidak mengambil terlalu banyak waktu. Kita perlu membangun sesuatu. Saya bukan pesulap. Saya tidak datang dan bilang, kita akan menang semua permainan. Tidak.”
Ia dengan jujur menyampaikan proses membangun tim tidak selalu berjalan mulus. Kemenangan dan kekalahan akan menjadi bagian dari perjalanan yang harus dilewati bersama.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
