
John Herdman resmi jadi pelatih anyar Timnas Indonesia dan Timnas U-23 Indonesia. (Istimewa)
JawaPos.com–Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menilai penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia oleh PSSI adalah langkah strategis mencerminkan keseriusan membangun arah baru sepak bola nasional yang lebih profesional, terukur, dan berkelanjutan.
Hetifah mengatakan, rekam jejak internasional John Herdman, termasuk keberhasilan membawa tim nasional putra dan putri Kanada tampil dalam Piala Dunia, menjadi modal penting dalam upaya meningkatkan prestasi sepak bola nasional khususnya timnas Indonesia.
”John Herdman diharapkan tidak hanya menghadirkan peningkatan prestasi jangka pendek, tetapi juga meletakkan fondasi pembinaan sepak bola nasional yang kokoh dan sistemik,” kata Hetifah dalam pernyataan tertulis seperti dilansir dari Antara, Minggu (4/1).
Komisi X berharap kepemimpinan John Herdman mendorong peningkatan kualitas permainan, kedisiplinan taktik, dan mental bertanding pemain tim nasional di semua level kompetisi. Namun Hetifah menekankan peningkatan prestasi harus didukung pendekatan pembinaan jangka panjang yang konsisten dan terencana.
Komisi X mencatat sejumlah hal penting yang perlu menjadi perhatian pelatih baru. Pertama, regenerasi dan pembinaan pemain muda harus menjadi prioritas utama guna memastikan kesinambungan tim nasional, bukan sekadar mengandalkan pemain siap pakai.
Kedua, menurut Hetifah Sjaifudian, proses pemilihan pemain harus dilakukan secara objektif dan adil, baik terhadap pemain lokal maupun diaspora yang berkarir di luar negeri, dengan parameter teknis yang jelas dan transparan.
”Ketiga, sinergi antara tim nasional, klub-klub lokal, dan sistem kompetisi nasional dinilai mutlak diperlukan. Dan keempat, pencarian dan pembinaan bakat secara inklusif hingga ke daerah-daerah perlu diperkuat agar pengembangan sepak bola nasional tidak terpusat pada wilayah tertentu,” papar Hetifah Sjaifudian.
Komisi X juga mengingatkan padatnya agenda tim nasional sepanjang 2026 tidak mendorong orientasi pada hasil instan semata. Evaluasi kinerja pelatih dan tim, kata Hetifah, harus dilakukan secara objektif, berbasis proses, dan berorientasi pada penguatan ekosistem sepak bola nasional.
”Sepak bola Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar kemenangan. Yang dibutuhkan adalah sistem yang kuat, visi jangka panjang, dan komitmen bersama untuk berkembang secara konsisten,” tandas Hetifah.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
