Kapten Persebaya Surabaya Bruno Moreira saat berjuang menghadapi Semen Padang di pekan ke-6 Super League 2025/2026. (Media Persebaya)
JawaPos.com – Madura United dan Persebaya Surabaya sama-sama sedang garang. Pada pertandingan terakhirnya, dua tim asal Jawa Timur itu meraih kemenangan besar. Laskar Sape Kerrab menghajar Semen Padang dengan skor 5-1 (28/12). Sementara Green Force menang empat gol tanpa balas atas Persijap Jepara (28/12).
Jika kedua tim bertemu, siapa yang bakal lebih garang? Semua akan terjawab dalam pertemuan kedua tim di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, malam nanti (live Indosiar pukul 19.00 WIB).
Pelatih Persebaya, Uston Nawawi, yakin laga bertajuk Derbi Suramadu itu akan berjalan ketat.
“Kami sedang dalam tren yang cukup bagus. Madura United juga demikian. Jadi, laga ini akan berjalan menarik,” ujar pelatih asal Sidoarjo itu.
Dari skuad tuan rumah, Lulinha menjadi pemain yang paling diwaspadai. Winger asal Brasil itu sedang on fire. Dia sudah mencetak empat gol dalam dua laga terakhir.
Meski begitu, Uston cukup percaya diri. Sebab, lini belakang Green Force mampu mencatatkan clean sheet pada laga terakhir.
“Kami juga sudah melakukan persiapan yang bagus dan semua pemain dalam kondisi siap,” tegas Uston.
Sayang, Green Force tidak bisa memainkan Toni Firmansyah. Gelandang asal Surabaya itu menepi akibat akumulasi kartu. Posisinya kemungkinan akan diisi Sadida Putra.
Kapten Persebaya, Bruno Moreira, memastikan tidak ada kendala meski ada pemain yang absen.
“Apalagi kami sudah berlatih dengan sangat baik pekan ini. Semua pemain siap, dan kami ingin mendapatkan tiga poin di laga tandang. Saya tahu ini bukan laga mudah, tetapi kami akan berusaha,” tegas pemain asal Brasil itu.
Sayang, untuk pertama kalinya, Derbi Suramadu bakal berlangsung tanpa penonton. Bagaimana tanggapan kedua tim soal keputusan tersebut?
Uston justru menganggap Madura United lebih diuntungkan. “Karena jika ada penonton, pasti suporter kami (Bonek) yang akan lebih banyak datang ke stadion,” katanya.
Meski tanpa kehadiran Bonek, hal itu diyakini tidak memengaruhi daya juang pemain.
“Intinya, kami datang ke sini untuk fokus memberikan yang terbaik,” tegas Uston.
Sementara itu, bagi gelandang Madura United, Paulo Sitanggang, laga tanpa suporter terasa sangat aneh. “Kami jauh lebih bersemangat jika ada suporter. Namun, sebagai profesional, kami harus tetap fokus pada laga nanti,” tegasnya.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
