Uston Nawawi siapkan formula baru untuk Persebaya Surabaya lawan Borneo FC. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Manajemen Persebaya Surabaya resmi tunjuk Uston Nawawi jadi pelatih kepala sementara hadapi Madura United pada lanjutan Super League 2025/2026. Keputusan ini diumumkan untuk memastikan tim tetap berjalan stabil sambil menunggu kedatangan pelatih anyar Bernardo Tavares di Surabaya.
Penunjukan Uston Nawawi juga membawa kepastian administratif penting bagi Persebaya Surabaya.
Dengan pendaftaran tersebut, Persebaya Surabaya terhindar dari sanksi denda Rp 100 juta dari Komdis karena Uston Nawawi memenuhi syarat lisensi pelatih kepala Super League 2025/2026.
Langkah cepat manajemen menunjukkan keseriusan menjaga ritme tim di tengah masa transisi kepelatihan.
Persebaya Surabaya tidak ingin momentum positif yang mulai terbangun kembali terganggu oleh ketidakpastian di kursi pelatih.
Uston Nawawi bukan sosok asing bagi lingkungan Persebaya Surabaya. Mantan pemain legendaris Green Force ini sudah lama berada di lingkaran tim dan memahami karakter ruang ganti secara mendalam.
Kepercayaan manajemen kepada Uston juga didasari komunikasi yang intens dengan jajaran staf pelatih. Fokus utama saat ini menjaga stabilitas permainan dan mental pemain menjelang laga krusial melawan Madura United.
Uston Nawawi menyampaikan mandat yang diterimanya secara terbuka kepada publik.
“Kami mendapat mandat dari manajemen untuk mendampingi tim sampai pertandingan melawan Madura. Setelah itu, kami menunggu kedatangan Coach Bernardo Tavares di awal Januari,” jelasnya.
Pernyataan tersebut menegaskan status Uston sebagai pelatih kepala sementara dengan tugas spesifik dan terukur.
Peran ini menjadi jembatan penting sebelum era baru Persebaya Surabaya dimulai bersama Bernardo Tavares.
Laga menghadapi Madura United dipandang strategis untuk menjaga tren positif Persebaya Surabaya. Derbi Suramadu selalu sarat gengsi dan tekanan, sehingga kestabilan emosi tim menjadi fokus utama staf pelatih.
Persebaya Surabaya datang ke pertandingan ini dengan modal kepercayaan diri tinggi. Kemenangan telak 4-0 atas Persijap Jepara pada laga terakhir menjadi suntikan moral signifikan bagi skuad Green Force.
Hasil tersebut sekaligus memutus rentetan lima pertandingan imbang yang sebelumnya membayangi performa tim. Situasi ini memberi ruang bernapas bagi pemain dan pelatih untuk menyusun langkah lebih agresif.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
