Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 Desember 2025 | 00.58 WIB

Uston Nawawi Dikritik Habis! Shin Sang-gyu Bongkar Peran Pentingnya di Persebaya Jelang Lawan Persijap Jepara

Uston Nawawi kembali menjadi sorotan tajam jelang laga Persebaya Surabaya kontra Persijap Jepara dalam lanjutan Super League 2025/2026. Kritik dari Bonek mengalir deras, bersamaan dengan pengakuan. - Image

Uston Nawawi kembali menjadi sorotan tajam jelang laga Persebaya Surabaya kontra Persijap Jepara dalam lanjutan Super League 2025/2026. Kritik dari Bonek mengalir deras, bersamaan dengan pengakuan.

JawaPos.com — Uston Nawawi kembali menjadi sorotan tajam jelang laga Persebaya Surabaya kontra Persijap Jepara dalam lanjutan Super League 2025/2026. Kritik dari Bonek mengalir deras, bersamaan dengan pengakuan Shin Sang-gyu yang membongkar peran penting Uston di balik layar tim Green Force.

Persebaya Surabaya akan menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (28/12/2025). Laga ini menjadi penutup tahun 2025 yang krusial bagi Green Force untuk menjaga momentum positif.

Situasi internal Persebaya Surabaya menarik perhatian publik setelah hasil imbang melawan pemuncak klasemen, Borneo FC. Saat itu, Shin Sang-gyu terlihat lebih dominan di area teknis dan memimpin tim dari pinggir lapangan.

Shin Sang-gyu pun meluruskan persepsi yang berkembang di publik soal perannya menggantikan Uston Nawawi. Ia menegaskan proses persiapan tim tetap dilakukan bersama-sama dengan Uston dan jajaran pelatih lain.

“Di area teknis, itu tidak berarti saya memimpin seluruh tim semasa persiapan,” ujar Shin Sang-gyu. “Semua persiapan bersama dengan Coach Uston dan semua coach lainnya bersama.”

Pelatih asal Korea Selatan itu mengakui tanggung jawabnya memang lebih besar saat pertandingan berlangsung. Namun, ia menolak mengklaim kemenangan atau melempar kesalahan secara sepihak.

“Jelas saya merasakan lebih banyak tanggung jawab,” ucap Shin. “Namun, apakah kita menang, itu tidak berarti saya melakukan dengan baik.”

Ia juga menegaskan kekalahan bukan sepenuhnya kesalahan satu orang. Shin menyatakan siap bertanggung jawab dalam kondisi apa pun.

“Apakah kita kalah, itu tidak berarti kesalahan saya semuanya, namun saya akan bertanggung jawab,” lanjutnya. “Ini adalah saat yang baru.”

Shin Sang-gyu menekankan komunikasi intens dengan Uston Nawawi sebelum pertandingan. Menurutnya, tidak ada strategi dadakan yang diterapkan saat melawan Borneo FC.

“Coach Uston dan saya telah berbincang mengenai permainan,” katanya. “Ini tidak seperti strategi permainan yang tiba-tiba.”

Rencana permainan disebut sudah disiapkan sejak sesi latihan sebelumnya. Shin menyebut seluruh staf pelatih menghabiskan waktu cukup panjang untuk mematangkan konsep tersebut.

“Ini merupakan rencana,” ujarnya. “Kami menghabiskan waktu yang cukup untuk melakukan latihan ini.”

Hasil di lapangan memang tidak selalu berjalan sesuai rencana latihan. Namun, Shin menilai proses berulang memberi dampak besar pada fokus dan mental pemain.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore