
Uston Nawawi kembali menjadi sorotan tajam jelang laga Persebaya Surabaya kontra Persijap Jepara dalam lanjutan Super League 2025/2026. Kritik dari Bonek mengalir deras, bersamaan dengan pengakuan.
JawaPos.com — Uston Nawawi kembali menjadi sorotan tajam jelang laga Persebaya Surabaya kontra Persijap Jepara dalam lanjutan Super League 2025/2026. Kritik dari Bonek mengalir deras, bersamaan dengan pengakuan Shin Sang-gyu yang membongkar peran penting Uston di balik layar tim Green Force.
Persebaya Surabaya akan menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (28/12/2025). Laga ini menjadi penutup tahun 2025 yang krusial bagi Green Force untuk menjaga momentum positif.
Situasi internal Persebaya Surabaya menarik perhatian publik setelah hasil imbang melawan pemuncak klasemen, Borneo FC. Saat itu, Shin Sang-gyu terlihat lebih dominan di area teknis dan memimpin tim dari pinggir lapangan.
Shin Sang-gyu pun meluruskan persepsi yang berkembang di publik soal perannya menggantikan Uston Nawawi. Ia menegaskan proses persiapan tim tetap dilakukan bersama-sama dengan Uston dan jajaran pelatih lain.
“Di area teknis, itu tidak berarti saya memimpin seluruh tim semasa persiapan,” ujar Shin Sang-gyu. “Semua persiapan bersama dengan Coach Uston dan semua coach lainnya bersama.”
Pelatih asal Korea Selatan itu mengakui tanggung jawabnya memang lebih besar saat pertandingan berlangsung. Namun, ia menolak mengklaim kemenangan atau melempar kesalahan secara sepihak.
“Jelas saya merasakan lebih banyak tanggung jawab,” ucap Shin. “Namun, apakah kita menang, itu tidak berarti saya melakukan dengan baik.”
Ia juga menegaskan kekalahan bukan sepenuhnya kesalahan satu orang. Shin menyatakan siap bertanggung jawab dalam kondisi apa pun.
“Apakah kita kalah, itu tidak berarti kesalahan saya semuanya, namun saya akan bertanggung jawab,” lanjutnya. “Ini adalah saat yang baru.”
Shin Sang-gyu menekankan komunikasi intens dengan Uston Nawawi sebelum pertandingan. Menurutnya, tidak ada strategi dadakan yang diterapkan saat melawan Borneo FC.
“Coach Uston dan saya telah berbincang mengenai permainan,” katanya. “Ini tidak seperti strategi permainan yang tiba-tiba.”
Rencana permainan disebut sudah disiapkan sejak sesi latihan sebelumnya. Shin menyebut seluruh staf pelatih menghabiskan waktu cukup panjang untuk mematangkan konsep tersebut.
Baca Juga: Deal! Bima Sakti Dikabarkan Latih Persela Lamongan, Berpeluang Debut Kontra Barito Putera
“Ini merupakan rencana,” ujarnya. “Kami menghabiskan waktu yang cukup untuk melakukan latihan ini.”
Hasil di lapangan memang tidak selalu berjalan sesuai rencana latihan. Namun, Shin menilai proses berulang memberi dampak besar pada fokus dan mental pemain.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022