Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Desember 2025 | 21.34 WIB

Pelatih Persebaya Surabaya Masih Misteri! Bonek Sindir Halus di Kolom Komentar

Persebaya Surabaya segera launching toko baru di salah satu mall di Surabaya. (Persebaya Surabaya) - Image

Persebaya Surabaya segera launching toko baru di salah satu mall di Surabaya. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com—Persebaya Surabaya kembali jadi sorotan setelah Bonek ramai menyindir halus manajemen yang disibukkan agenda bisnis. Bonek masih menanti pengumuman pelatih baru.

Situasi ini mencuat setelah akun resmi Persebaya Store justru merilis informasi pembukaan toko baru ketika publik menunggu kabar sosok pengganti Eduardo Perez.

Persebaya Surabaya baru saja mencuri satu poin penting dari laga tandang melawan PSM Makassar pada Sabtu, 6 Desember 2025. Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal dan berakhir 1-1 setelah kedua tim gagal menambah gol hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil tersebut membuat Persebaya Surabaya tertahan di peringkat sembilan klasemen sementara dengan koleksi 13 poin. Tim masih berada di bawah komando pelatih interim Uston Nawawi yang memimpin sejak pemecatan Eduardo Perez pada 22 November 2025.

Hingga 12 Desember 2025, Persebaya Surabaya belum mengumumkan pelatih kepala baru meski regulasi I.League memberi batas waktu tegas. Klub wajib mendaftarkan pelatih baru maksimal 30 hari setelah surat pemberitahuan pemutusan kontrak diterima liga.

Dalam aturan itu disebutkan klub harus mengirimkan pemberitahuan paling lambat tiga hari setelah kontrak pelatih diakhiri. Setelahnya klub mendapat waktu 30 hari untuk mendaftarkan pelatih kepala yang memenuhi kualifikasi sesuai ketentuan kompetisi.

Denda besar menanti klub yang terlambat memenuhi kewajiban tersebut. Jika melewati batas 30 hari pertama, klub harus membayar Rp 100 juta dan akan bertambah Rp 200 juta lagi jika kembali telat memasuki periode 30 hari berikutnya.

Mengacu jadwal tersebut, batas akhir pendaftaran pelatih Persebaya Surabaya jatuh pada Kamis (25/12). Artinya pelatih baru idealnya sudah hadir sebelum laga kandang melawan Persijap Jepara pada 28 Desember 2025.

Persebaya Surabaya memiliki dua pertandingan pada Desember yang berpotensi menentukan langkah tim di putaran pertama. Mereka akan menjamu Borneo FC pada 20 Desember lalu ditantang Persijap delapan hari berselang.

Di tengah dinamika ini, akun fanbase @stats_rawon memunculkan daftar persentase rumor kandidat pelatih yang disebut tengah didekati Persebaya Surabaya. Data tersebut langsung memancing antusiasme Bonek yang selama ini memantau perkembangan tim.

Dalam unggahan itu, Bernardo Tavares disebut memiliki peluang 35 persen untuk merapat ke Surabaya. Di posisi teratas justru nama Pep Munoz dengan 36 persen, diikuti Shin Tae-yong 10 persen, opsi lain 5 persen, Uston Nawawi 4 persen, dan Thomas Doll 2 persen.

Akun tersebut juga menulis, biasanya pengumuman pelatih dilakukan seminggu hingga sepuluh hari sebelum pertandingan lanjutan. Ungkapan itu membuat Bonek kian berspekulasi waktu pengumuman semakin dekat.

Namun Persebaya Surabaya justru memberikan kejutan berbeda lewat kanal resmi Persebaya Store. Klub mengumumkan rencana pembukaan toko baru di Royal Plaza Surabaya dan mengajak suporter menebak tanggal peresmian.

Unggahan tersebut langsung dipenuhi komentar bernada sindiran dari Bonek. Mereka merasa manajemen terkesan lebih fokus pada urusan bisnis ketimbang segera mengumumkan nahkoda baru tim.

Beberapa suporter menuliskan kekecewaan dengan nada bercanda. Ada yang mengira unggahan itu berisi pengumuman pelatih, namun ternyata hanya informasi soal store baru.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore