
Pesepak Bola Timnas Indonesia Pratama Arhan berduel bola dengan pemain sepak bola dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2024). (Dery Ridwansah/
JawaPos.com - Pratama Arhan Alif Rifai menjalani tahun 2025 dengan penuh cobaan. Sederet ujian menghampiri pesepak bola asal Blora, Jawa Tengah tersebut sepanjang tahun ini mulai, baik di dalam maupun luar lapangan.
Dari dalam lapangan, nama Arhan sudah mulai tersisih di Timnas Indonesia. Pemain berusia 23 tahun itu tak pernah mencatatkan satupun penampilan bareng skuad Garuda sepanjang 2025.
Arhan mulai dicoret untuk kali pertama pada FIFA Matchday Maret 2025. Pada periode itu, dia tak masuk dalam skuad perdana Timnas Indonesia pilihan pelatih Patrick Kluivert.
Nama Arhan kalah jika dibandingkan dengan pemain lain seperti Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Yance Sayuri, dan Kevin Diks. Dirinya pun harus melewatkan panggilan Timnas Indonesia untuk kali pertama setelah sekian lama.
Nasibnya pun berlanjut pada FIFA Matchday periode-periode berikutnya baik itu Juni, September, hingga Oktober. Arhan tak lagi jadi bagian Timnas Indonesia di laga lanjutan putaran ketiga dan keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Padahal, Arhan sebelumnya adalah langganan Timnas Indonesia. Meski kariernya sempat mentok di Suwon FC (Korea Selatan), tapi dia terus dapat kepercayaan pelatih Shin Tae-yong untuk ada dalam skuad.
Termasuk pada Piala AFF 2024, di mana itu jadi kali terakhir Arhan mengenakan jersey Timnas Indonesia. Dia pun selalu dimainkan dalam empat laga fase grup, dengan sumbangan satu assist.
Sementara masalah di luar lapangan, ada dua yang menghampiri. Pertama adalah persoalan rumah tangganya yang terungkap dia mengajukan perceraian kepada istrinya, Azizah Salsha.
Perceraian antara Arhan dan Azizah Salsha kemudian diputuskan pada 29 September 2025 sekaligus mengakhiri pernikahannya yang sudah berlangsung sejak 2022.
Ujian lain yang diterima Arhan di luar lapangan adalah berkaitan dengan orang tua. Ayahnya, Sutrisno, meninggal dunia pada Minggu (7/12) pagi.
Kabar berpulangnya ayahanda Arhan ini dibagikan oleh sejumlah pelatih dan pemain nasional. Salah satunya adalah Indra Sjafri, pelatih Timnas Indonesia U-22 dalam cerita WhatsApp dan Instagramnya.
"Innalillahi wainnailaihi rajiun telah meninggal dunia Ayahanda Pratama Arhan, Bapak Sutrisno bin Raji, (pada) Minggu, 7 Desember 2025 jam 05.45 WIB di Blora," tulis Indra Sjafri dalam cerita WhatsApp-nya.
"Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dilapangkan kuburnya, dan diterangkan kuburnya," tambah Indra Sjafri.
Bagi Arhan, tiga kabar negatif itu bak ujian yang menghampiri sepanjang tahun 2025. Tapi untungnya hidup sang bek kiri tidak selalu pahit.
Arhan masih punya satu hal yang menyenangkan dan patut dibanggakan. Yakni dirinya masih dapat beberapa kali kesempatan bersama klubnya, Bangkok True United FC asal Thailand.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022