Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 Desember 2025 | 12.25 WIB

PSIM Jogja Kena Sanksi Komdis PSSI Lagi, Suporter Hadir di Laga Tandang Kontra Persija

PSIM Jogja dijatuhi denda Rp 25 juta karena suporter hadir di laga tandang melawan Persija Jakarta. (psimjogja.id) - Image

PSIM Jogja dijatuhi denda Rp 25 juta karena suporter hadir di laga tandang melawan Persija Jakarta. (psimjogja.id)

JawaPos.com-PSIM Jogja kembali berurusan dengan Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Hal itu karena suporter mereka hadir dalam laga tandang BRI Super League 2025/26 melawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (28/11).

Kehadiran suporter Laskar Mataram ini dinilai melanggar aturan yang berlaku pada masa transisi transformasi sepak bola nasional. Sanksi tersebut tertuang dalam surat Komdis PSSI Nomor 101/L1/SK/KD-PSSI/XII/2025 yang dirilis pada 2 Desember 2025.

Regulasi kompetisi menyebutkan bahwa seluruh pertandingan selama masa transisi tidak boleh dihadiri suporter tim tamu. Aturan ini tercantum jelas dalam pasal 5 ayat 7 regulasi BRI Super League 2025/26 yang dipublikasikan operator liga, ILeague.

Dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa klub bertanggung jawab penuh apabila suporter mereka tetap hadir di stadion saat laga tandang. Selain itu, pasal 5 ayat 11 menegaskan adanya konsekuensi berupa denda jika larangan tersebut dilanggar.

Sesuai keputusan Komdis, PSIM Jogja dijatuhi denda sebesar Rp 25 juta. Komdis juga menyertakan peringatan keras bahwa hukuman yang lebih berat bisa dijatuhkan bila kejadian serupa kembali terulang.

Ini bukan kali pertama PSIM menerima sanksi dengan alasan serupa. Pada Agustus, PSIM juga harus membayar denda setelah suporter mereka hadir saat laga tandang melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo.

Dua kali pelanggaran dalam satu musim membuat manajemen klub semakin menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan liga. Manajemen PSIM berharap peristiwa ini dapat menjadi pelajaran bagi seluruh elemen pendukung klub.

Mereka meminta suporter untuk lebih memahami situasi yang sedang dihadapi sepak bola nasional. Terutama terkait masa transisi regulasi yang tengah diberlakukan.

Menurut mereka, dukungan tetap bisa diberikan melalui berbagai cara tanpa harus memaksakan hadir di stadion saat laga tandang. Pihak klub menegaskan bahwa kepatuhan suporter sangat penting untuk menjaga stabilitas tim. Sebab sanksi finansial dan potensi hukuman lanjutan dapat berdampak pada persiapan serta kondisi tim di kompetisi.

Ke depannya, manajemen berharap ada sinergi lebih baik antara klub dan pendukung agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. Meski menghadapi sanksi, PSIM menyampaikan apresiasi atas antusiasme pendukung mereka.

Namun, mereka tetap menekankan bahwa mengikuti regulasi adalah bentuk dukungan nyata demi keberlangsungan klub di musim ini.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore