
PSIS Semarang lakukan perubahan besar setelah Datu Nova mengambil alih klub. (www.instagram.com)
JawaPos.com-PSIS Semarang memasuki babak baru setelah mayoritas saham klub resmi dibeli Datu Nova Fatmawati dari Yoyok Sukawi.
Tanpa banyak bicara, CEO baru Laskar Mahesa Jenar itu langsung membuat sejumlah gebrakan untuk memperbaiki posisi tim. Saat ini, PSIS tengah terpuruk di dasar klasemen Grup Timur Pegadaian Championship musim 2025/2026.
Gebrakan pertama yang dilakukan Datu Nova adalah menunjuk Jafri Sastra sebagai pelatih kepala. Keputusan cepat ini dianggap penting untuk menata ulang strategi dan arah permainan PSIS dan menyelamatkan dari papan bawah grup timur Pegadaian Championship musim 2025/2026.
Jafri, yang dikenal berpengalaman menangani beberapa klub Liga Indonesia, diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam waktu singkat.
Tak berhenti di situ, PSIS langsung mengumumkan dua rekrutan anyar Fahmi Al Ayubi dan Gustur Cahyo. Kehadiran keduanya menjadi sinyal bahwa manajemen baru ingin memperkuat kedalaman skuad sekaligus menambah variasi serangan.
Keduanya disebut sudah mulai berlatih dan siap tampil ketika PSIS Semarang berhadapan dengan Barito Putra pada 27 Desember 2025 mendatang.
Gebrakan berikutnya justru datang di luar lapangan. Datu Nova memberikan sebuah bus baru untuk menunjang mobilitas tim selama kompetisi berlangsung.
Bus tersebut disebut lebih layak dan modern, memberikan kenyamanan bagi pemain dan ofisial selama perjalanan kandang dan tandang maupun saat latihan.
Di tengah langkah-langkah cepat itu, rumor kedatangan pemain bintang pun mulai berembus kencang. Sejumlah nama besar disebut masuk dalam radar PSIS, mulai dari Jonathan Bustos, Otavio Dutra, Beto Goncalves hingga trio mantan pemain PSIS Semarang Wawan Febriyanto, Rio Saputro, dan Hari Nur Yulianto.
Bahkan, eks penyerang Borneo FC Leo Gaucho turut dikaitkan dengan Laskar Mahesa Jenar. Jika rumor ini terwujud, PSIS bisa menjadi salah satu tim dengan perubahan paling signifikan di putaran kedua Pegadaian Championship.
Tanggapan positif pun mengalir dari suporter. Ketua Panser Biru Wareng melalui akun Instagram pribadi memuji langkah awal sang CEO baru. Dia menilai Datu Nova menunjukkan kerja nyata tanpa banyak janji.
“Tidak banyak omong, belum ada sebulan megang PSIS langsung gas: pelatih baru, pemain bintang, bus baru untuk PSIS Semarang. Tidak perlu pasang foto njenengan di bus bu Datu Nova, pokoknya berani yakin Belikopi bakal jadi minuman nomor satu di Jawa Tengah khususnya Semarang,” tulis Wareng.
Langkah-langkah cepat ini membuat publik semakin menantikan seperti apa wajah baru PSIS Semarang di bawah komando Datu Nova. Waktu akan membuktikan, namun langkah awal yang agresif ini jelas memberi harapan baru bagi para pendukung setia Mahesa Jenar.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
