Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 30 November 2025 | 13.51 WIB

Dibuang Persib Bandung, Ezra Walian Kini Jadi Monster Persik Kediri

Selebrasi Ezra Walian setelah cetak gol Persik Kediri ke gawang Semen Padang. (Dok. Persik Kediri) - Image

Selebrasi Ezra Walian setelah cetak gol Persik Kediri ke gawang Semen Padang. (Dok. Persik Kediri)

JawaPos.com - Menguak peran krusial Ezra Walian kini terasa begitu menarik karena transformasinya berlangsung cepat dan dramatis. Dulu ia seperti tersisih di Persib Bandung, tetapi kini justru menjelma sebagai bintang utama Persik Kediri.

Perubahan nasib itu kembali mencuat setelah aksinya melawan Semen Padang pada Kamis (27/11/2025). Ezra mencetak satu gol dan satu assist dalam kemenangan 2-1 di Stadion Brawijaya, Kediri.

Penampilannya di laga itu membuatnya kembali terpilih sebagai player of the match, gelar yang sudah lima kali ia raih musim ini. Status tersebut menegaskan betapa penting perannya dalam permainan Persik.

Ezra mengaku sangat menikmati kontribusi yang ia berikan musim ini. “Saya senang sekali bisa membuat gol dan assist untuk tim,” ujarnya dengan ekspresi lega.

Pemain berkebangsaan Indonesia–Belanda itu menegaskan selalu ingin memberikan yang terbaik untuk Macan Putih. “Saya selalu ingin tampil baik dan berkontribusi untuk tim Persik Kediri,” katanya.

Ia menunjukkan perkembangan luar biasa sejak bergabung pada 24 Juli 2024. Persik memberinya ruang yang lebih luas untuk berkembang dan mengekspresikan kreativitasnya.

Aksi-aksinya di sisi kiri sering menjadi awal lahirnya serangan berbahaya Persik. Perpaduan kecepatan, teknik, dan visi bermain membuatnya semakin sulit dihentikan.

Dalam duel melawan Semen Padang, Ezra tampil sangat efektif dalam membaca celah. Ia memadukan pergerakan tanpa bola dan ketepatan umpan dengan timing yang tepat.

Golnya lahir berkat penempatan posisi yang matang dan insting tajam di area kotak penalti. Sementara assist-nya memperlihatkan ketenangan dalam memilih opsi terbaik saat menghadapi tekanan lawan.

Meski tampil gemilang, Ezra tetap menegaskan kemenangan tim adalah hal yang terpenting. Ia berharap momentum positif ini terus berlanjut di pertandingan berikutnya.

“Semoga kita bisa kembali meraih hasil kemenangan di pertandingan-pertandingan berikutnya,” tandasnya. Kalimat itu menggambarkan fokus besarnya pada konsistensi tim.

Transformasi Ezra bersama Persik terasa begitu kontras jika dibandingkan masa-masanya di Persib Bandung. Dari Maret 2021 hingga Juli 2024, performanya tak pernah benar-benar mencapai titik stabil.

Di Persib, ia kerap menghadapi persaingan ketat dan bongkar pasang strategi yang membuat menit bermainnya tidak maksimal. Situasi itu perlahan menggerus rasa percaya diri dan ritmenya sebagai pemain menyerang.

Keputusan pindah pada musim panas 2024 menjadi titik balik yang sangat menentukan. Persik memberinya lingkungan ideal untuk berkembang dan peran yang lebih jelas dalam skema permainan.

Dengan tinggi 1,85 meter dan kaki dominan kanan, ia kini lebih matang sebagai winger kiri. Fleksibilitasnya mengisi posisi gelandang serang dan penyerang tengah membuatnya semakin berharga. Gerakannya yang cair membantu Persik menciptakan variasi serangan. Ia tak hanya mengandalkan speed, tetapi juga kecerdasan membaca pola permainan.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore