
Pelatih Paul Munster memimpin latihan tim Bhayangkara FC jelang menghadapi Persebaya. (Instagram Bhayangkara FC)
JawaPos.com-Paul Munster musim lalu sukses menyelesaikan satu kompetisi penuh bersama Persebaya Surabaya dengan finish di peringkat empat. Musim sebelumnya Persebaya hanya menempati posisi 12.
Namun, Paul Munster musim ini telah berganti klub. Dia menangani tim yang dulu juga pernah dilatihnya, yaitu Bhayangkara FC.
Tentu saja, bagi Paul Munster, Persebaya sekarang adalah tim yang harus dia taklukkan pada Jumat (28/11) di Bandar Lampung. Persebaya kemungkinan masih goyah lantaran baru saja mengakhiri kerja sama dengan pelatih Eduardo Perez.
Persebaya belum menunjuk pelatih baru sebagai pengganti. Alhasil, Uston Nawawi kembali dipercaya sebagai caretaker.
Meski begitu, Munster memilih cuek dengan kondisi dinamika internal di Persebaya. Dia lebih memilih fokus terhadap tim yang ditangani.
"Ya, saya pernah melatih Persebaya tapi itu dulu, sekarang fokus saya ada di Bhayangkara. Jadi saya tidak tahu situasi Persebaya saat ini, yang terpenting pada lagi besok fokus pemain harus terjaga," tegas Munster seperti dikutip dari Antara.
Dia juga meminta para pemain untuk menjaga fokus selama bertanding di lapangan. Munster tahu betul bahwa skuad Persebaya masih berbahaya jika lawan yang dihadapi lengah.
"Saya tekankan kepada pemain untuk fokus sepanjang pertandingan saat lawan Persebaya," ujar Paul Munster.
Menurut pelatih asal Irlandia Utara itu, pertandingan melawan Persebaya merupakan laga penting sebelum jeda liga, sehingga tiga poin harus didapatkan di kandang sendiri.
"Ini adalah pertandingan penting sebelum istirahat liga, dan bermain di rumah sendiri, jadi kami bertekad meraih tiga poin," tegas dia.
Keyakinan Munster meraih poin juga tak lepas dari kondisi skuadnya yang nyaris tanpa pemain absen, kecuali satu penggawa saja.
"Dalam laga ini, hanya Moises Wolschick yang dipastikan absen karena hukuman pertandingan. Sementara pemain lainnya bersaing ketat untuk mendapatkan tempat di starting eleven," terangdia lagi.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
