
Gali Freitas saat berjuang bersama Persebaya Surabaya ketika dihajar Persija Jakarta. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com – Gali Freitas sudah empat kali tampil sebagai starter dari total sembilan penampilan bersama Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026. Pemain berusia 20 tahun ini berambisi bisa membawa pulang tiga poin pada laga berikutnya.
Gali dipastikan akan kembali turun dari menit pertama melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jumat (7/11) malam. Menurutnya, semua pemain Persebaya dalam kondisi siap bertanding meskipun jarak laga dengan pekan lalu sangat berdekatan.
"Sebagai pemain, kita siap ikut menjalankan instruksi pelatih. Kalau saya sendiri, recovery sendiri dan jaga fisik karena pertandingan sangat dekat, kita butuh istirahat cukup, teman-teman juga recovery bagus. Dan, kami siap untuk pertandingan," jelas Gali.
Sejauh ini, pemain bernama lengkap Paulo Domingos Gali da Costa Freitas itu sudah mengoleksi satu gol dan dua assist bersama Green Force. Menariknya, setiap bermain dari menit awal, Persebaya meraih hasil positif.
Mulai dari menang 1-0 saat Persebaya menjamu Semen Padang FC (19/9) lalu, bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah Dewa United Banten FC (26/9). Kemudian seri tanpa gol melawan PSBS Biak (24/10), dan menang 2-1 ketika menghadapi Persis Solo (2/11).
Lebih lanjut, pemain asal Timor Leste itu mengatakan semua pemain akan berusaha membawa Persebaya meraih kemenangan. Menurutnya, tidak terlalu penting siapa pemain yang mencetak gol dalam setiap laga.
"Sepak bola itu olahraga tim, dalam pertandingan siapa saja yang skor (cetak gol) yang penting bisa mengubah papan skornya," ungkap mantan pemain PSIS Semarang itu.
"Kami saling percaya satu sama lain. Selama tim bisa mencetak gol dan menang, itu sudah cukup bagi kami," tandas Gali tentang target bisa cetak gol ke gawang Persik.
Komentar itu tentu saja membuat Bonek selaku suporter fanatik Persebaya semringah. Mereka optimistis tim kesayangan akan membawa pulang tiga poin dari Gresik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
