
Aksi pemain Persebaya, Francisco Rivera saat menghadapi PSBS Biak. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya dipaksa menderita saat menghadapi PSBS Biak. Bruno Moreira cs dibombardir habis-habisan oleh tim asal Indonesia Timur itu usai Green Force mendapat dua kartu merah dan bermain dengan sembilan pemain.
Dua pemain Persebaya, Leo Lelis dan Mikael Tata dikartu merah, sedangkan satu pemain Biak juga mendapat kartu merah. Kalah dalam jumlah pemain membuat Green Force jadi sasaran serangan sporadis dari tuan rumah.
Beruntung, kiper Persebaya, Ernando Ari tampil gemilang. Sepuluh shoot on goal sukses diredam pemain Timnas Indonesia itu sehingga skor akhir bisa bertahan 0-0.
Menanggapi hasil seri tersebut, gelandang serang Persebaya Surabaya, Francisco Rivera, justru bangga timnya bisa bertahan dari serangan sporadis PSBS Biak.
“Siapa pun yang bermain sepak bola tahu betapa sulitnya bermain dengan sembilan pemain. Jadi saya sangat bangga dengan semua rekan satu tim saya,” ujar pemain asal Meksiko itu seperti dikutip dari laman resmi I-League.
Menurutnya, hasil imbang tersebut tidak sepenuhnya mengecewakan karena kondisi Green Force di lapangan memang tidak ideal, sehingga skor 0-0 sudah cukup bagus.
"Kami bekerja sangat keras. Kami ingin tiga poin. Tapi dengan sembilan orang, itu sangat sulit. Kami tidak puas dengan hasilnya, tapi kami berjuang," tambahnya.
Kesuksesan para pemain Persebaya menahan imbang PSBS Biak membuktikan bahwa para pemain tampil lebih kompak meski tidak meraih kemenangan.
“Saya sangat bangga menjadi seorang (pemain) Persebaya,” tegas Rivera.
Kebanggaan terhadap para pemain juga diungkapkan coach Eduardo Perez yang menurutnya sudah tampil profesional, dan memilih untuk tidak mengomentari keputusan wasit yang memberi kartu merah.
“Yang jelas, saya bangga luar biasa pada pemain saya. Anda tidak bisa percaya kekuatan mereka bermain dengan sembilan pemain dan tetap fokus hingga akhir," ujar pelatih asal Spanyol itu.
Dengan hasil ini, Persebaya tetap berada di posisi ke-9 klasemen sementara Super League 2025/26 dengan perolehan 11 poin, dan agak kesulitan untuk menembus empat besar.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
