MERAWAT ASET : Aksi bomber Deltras Martinus Novianto (kanan) saat melewati hadangan pemain Persedikab Kediri. RIANA SETIAWAN/JAWA POS
JawaPos.com - Cedera ACL pada 2023 membuat Martinus Novianto absen membela Deltras FC selama dua musim beruntun. Kini, pemain asli Gunungkidul itu comeback.
Di musala lantai 2 Hotel Aston Sidoarjo, Martinus Novianto tampak cekatan. Dia melepas pakaian kasualnya, lalu berganti dengan jersey Deltras FC.
Saat ditanya soal posisinya musim ini, Martinus menjawab singkat. “Sekarang jadi pemain lagi, Mas,” katanya kepada Jawa Pos. Ucapan itu langsung terbukti. Martinus diperkenalkan sebagai salah satu pemain The Lobster musim ini.
Musim ini, Martinus memakai nomor punggung 18. Setelah dua musim absen, apakah dia tidak merasa grogi? Apalagi sudah lama tidak tampil di level tertinggi. Ternyata, mantan pemain Bali United dan PSIM Jogjakarta itu cukup percaya diri menyambut comeback-nya.
Dia mengaku mental dan psikisnya dalam kondisi terbaik. “Untuk mengembalikan mental dan psikis, saya selalu konsul dengan tim dokter dan fisio. Selama absen, saya juga sering mengikuti fun football dengan beberapa kawan yang ada di rumah. Dari situ, mental dan feeling ball saya tetap terjaga,” jelas pemain 29 tahun itu.
Sebelumnya, Martinus menderita cedera anterior cruciate ligament (ACL). Cedera itu didapat ketika melakoni laga uji coba melawan Porprov Jatim pada 10 September 2023. Proses penyembuhan tidak sesuai target. “Karena banyak kegiatan yang saya lakukan ketika itu,” ujar pemain berposisi penyerang itu.
Karena itu, Martinus benar-benar mengaku sangat bersyukur bisa kembali. Apalagi, akhirnya dia bisa kembali memperkuat The Lobster. “Apalagi selama dua musim beruntun saya hanya bisa melihat teman-teman berjuang di lapangan,” ucapnya.
Lantas, apa target yang ingin dicapai dalam comeback-nya?
Ada dua target utama. Pertama, sebagai pemain. “Tentu saja saya ingin membantu Deltras FC untuk promosi ke Super League,” tegas pemain kelahiran 3 November 1995 itu.
Baca Juga: On Fire Bersama Borneo FC, Nadeo Argawinata Pertebal Opsi Kiper Timnas Indonesia di Putaran Empat
Selain itu, ada satu target lain sebagai sosok yang pernah membantu manajemen. “Semoga bisa mempertahankan status Granted dalam AFC Club Licensing yang sudah diraih dua kali beruntun,” tambahnya.
Selama absen, mantan pemain tim Indonesia U-19 dan U-21 itu memang lebih banyak membantu manajemen. Dia hadir dalam Club Licensing Annual Seminar pada Desember 2023. Termasuk ditunjuk menjadi manajer Deltras U-17. Dia juga sempat berperan sebagai “manajer” di tim senior, yakni menerima sambatan semua pemain.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
