Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17.24 WIB

Anomali dan Kejutan, Jago Kandang vs Mentalitas Tandang di BRI Super League

Ilustrasi pertandingan BRI Super League 2025/2026. (ig psimjogja_official) - Image

Ilustrasi pertandingan BRI Super League 2025/2026. (ig psimjogja_official)

JawaPos.com-BRI Super League 2025/2026 terus menghadirkan cerita menarik sejak bergulir hingga pekan ketujuh. Fenomena yang terlihat musim ini justru berbeda dengan kecenderungan klasik sepak bola, di mana tim tuan rumah biasanya lebih diunggulkan.

Statistik menunjukkan, hanya 39 persen pertandingan yang dimenangkan tim kandang dan 28 persen berakhir imbang. Menariknya, 33 persen sisanya justru dimenangi oleh tim tamu, angka yang cukup besar bahkan melampaui jumlah hasil seri.

Borneo FC Samarinda tampil sebagai tim paling tangguh ketika bermain di kandang sendiri. Mereka menyapu bersih seluruh laga di markas dengan catatan delapan gol tercipta dan hanya kebobolan dua kali.

Dominasi ini menegaskan reputasi Borneo sebagai tim yang nyaman di hadapan publiknya sendiri. Selain Borneo, Persib Bandung, PSM Makassar, dan Persija Jakarta, juga menjaga rekor belum terkalahkan ketika tampil di rumah.

Namun, di balik solidnya beberapa tim di kandang, tren tandang musim ini memperlihatkan dinamika yang tidak kalah mengejutkan. PSIM Jogjakarta menjadi tim dengan catatan tandang terbaik. Dari empat partai di luar rumah, Laskar Mataram mengoleksi tiga kemenangan dan sekali imbang sehingga mengumpulkan 10 poin.

Catatan itu bahkan melampaui Borneo FC yang memang juga sempurna saat tandang, tetapi baru memainkan dua partai di markas lawan.

Arema FC juga menghadirkan cerita unik. Mereka belum pernah kalah di kandang lawan. Tapi tiga kali lawatan yang dijalani selalu berakhir imbang. Situasi ini menegaskan bagaimana mentalitas tandang Singo Edan cukup kuat, meski belum diiringi hasil kemenangan.

Sebaliknya, beberapa tim justru kesulitan meraih poin penuh di partai tandang. PSM Makassar, Bhayangkara Presisi Lampung FC, dan Semen Padang FC, hingga pekan ketujuh sama sekali belum merasakan manisnya kemenangan di luar rumah.

Fenomena serupa juga terlihat pada laga kandang. Madura United, PSBS Biak, dan Persis Solo, belum sekalipun mampu meraih tiga poin di markas sendiri.

Bahkan PSIM, yang begitu garang saat tandang, justru terseok-seok di rumah sendiri. Dari tiga kali bermain di Jogjakarta, mereka hanya mencatat dua hasil imbang dan sekali kalah.

Gambaran ini memperlihatkan anomali menarik di BRI Super League musim 2025/2026. Kekuatan kandang tidak lagi menjadi jaminan, sementara mentalitas tandang justru bisa menjadi pembeda.

Dengan tren seperti ini, persaingan dipastikan akan semakin sulit diprediksi. Kejutan bisa datang dari siapa saja, baik tim yang dikenal tangguh di kandang maupun mereka yang lihai mencuri poin di markas lawan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore